DPR Minta Harga Vaksin Covid-19 Dijual Murah dan Bersertifikasi Halal
Mufidayati meminta Bio Farma mendistribusikan vaksin Covid-19 tepat waktu. Artinya, pendistribusian harus dilakukan awal tahun 2021 agar masyarakat Indonesia bisa melewati pandemi Covid-19 lebih cepat.
Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati meminta PT Bio Farma menjual vaksin Covid-19 Sinovac dengan harga yang murah. Sehingga, vaksin ini bisa dijangkau oleh semua pihak dan bisa tersebar secara luas.
"Kita berharap harganya juga terjangkau," ujarnya dalam Talk Show Menanti Vaksin Covid-19, Sabtu (15/8).
Selain harga, Mufidayati meminta Bio Farma mendistribusikan vaksin Covid-19 tepat waktu. Artinya, pendistribusian harus dilakukan awal tahun 2021 agar masyarakat Indonesia bisa melewati pandemi Covid-19 lebih cepat.
"Waktu distribusinya harus diperhitungkan, kemudian yang memiliki efek samping juga diperhitungkan," kata dia.
Tak kalah penting, lanjut Mufidayati, Bio Farma harus memastikan vaksin Covid-19 memiliki sertifikasi halal. Tujuannya, untuk meyakinkan mayoritas masyarakat Indonesia bahwa kandungan vaksin Covid-19 sesuai dengan syariat Islam.
"Kita pesan banget ini, jadi enggak cuma ke BPOM tapi dari sisi halalnya seperti apa karena mayoritas rakyat butuh itu," ucapnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Project Integration Management Reseacrh and Development PT Bio Farma, Neni Nurainy, memastikan vaksin Covid-19 tidak menggunakan bahan yang nonhalal. Dia juga menyebut, Bio Farma terus berkomunikasi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk membahas soal sertifikasi halal produk vaksin Covid-19.
"Kami terus berkomunikasi dengan MUI," kata Neni.
Baca juga:
Erick Thohir Jawab Tudingan Indonesia Gagal Tangani Virus Corona
Vietnam Akan Beli Vaksin Covid-19 Buatan Rusia
Anggaran Kesehatan 2021 Rp 169,7 Triliun, Salah satunya untuk Pengadaan Vaksin
Menko Luhut Sebut Omnibus Law Jadi Langkah Pemerintah Reformasi Perekonomian
Bio Farma Targetkan 173 Juta Penduduk Indonesia Divaksin Sinovac