LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

DPR beri catatan pekerjaan rumah buat TNI di hari ulang tahun

DPR beri catatan pekerjaan rumah buat TNI di hari ulang tahun. Anggota Komisi I DPR, Sukamta memberikan catatan 'pekerjaan rumah' yang dihadapi TNI di usianya ke-71 tahun. Salah satunya, meningkatkan jumlah alat utama sistem senjata (Alutsista) sebagai wujud kedaulatan negara.

2016-10-06 10:15:00
HUT TNI
Advertisement

Anggota Komisi I DPR, Sukamta memberikan catatan 'pekerjaan rumah' yang dihadapi TNI di usianya ke-71 tahun. Salah satunya, meningkatkan jumlah alat utama sistem senjata (Alutsista) sebagai wujud kedaulatan negara.

"Dengan usia 71 tahun ini, sejumlah pekerjaan rumah menunggu untuk segera diselesaikan," kata Sukamta dikutip dari Antara, Kamis (6/10).

Dia menjelaskan, anggaran pertahanan diperjuangkan untuk terus meningkat termasuk juga khususnya untuk alutsista dengan program MEF (Minimum Essential Force), meskipun anggaran pertahanan tahun ini turun.

Sukamta mengatakan, tantangan perang siber (cyber war) juga merupakan PR yang harus serius disikapi.

"Kita harus mempersiapkan sistem pertahanan siber (cyber security system)," ujarnya.

Selain itu, dia juga menilai, peningkatan kesejahteraan TNI juga menjadi salah satu fokus dan juga permasalahan-permasalahan konflik dengan warga yang melibatkan oknum TNI seperti yang akhir-akhir ini terjadi di Medan serta di Desa Sukorejo-Sidoarjo.

Menurut dia, persoalan tanah negara yang dihuni oleh para veteran juga tidak boleh dilupakan. Bahkan kita tidak boleh menelantarkan para veteran.

"Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya," katanya.

Politikus PKS itu menjelaskan, berbicara skala makro, ada tugas-tugas TNI yang tidak boleh berhenti dilakukan.

Dia mengatakan, tugas-tugas pertahanan seperti menjaga wilayah perbatasan, turut aktif dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan serta turut menjaga perdamaian dunia.

"TNI tidak saja diakui oleh negeri sendiri, tapi juga telah diakui di dunia internasional. Bahkan tentara-tentara dari negara-negara maju telah mengakui kehebatan TNI," ujarnya.

Dia menegaskan, pihaknya ingin TNI kuat, karena TNI adalah tulang punggung negara, sehingga apabila tulang punggung kuat, maka negara ini masih kuat berdiri.

Sukamta mengatakan, Indonesia harus bersyukur, hingga hari ini TNI tetap kokoh dalam menjaga kedaulatan NKRI dan negara kita tetap terjaga persatuan dan kesatuannya.

Baca juga:
HUT TNI ke-71, harus jadi momentum penguatan netralitas
Alasan ekonomi, HUT TNI ke-71 dirayakan sederhana
Pimpin upacara HUT TNI, Jenderal Gatot minta TNI netral di Pilkada
Banyak prajurit masih sakiti rakyat, Panglima TNI minta maaf
Hasrat politik TNI tak surut, akibat birokrasi gendut

Advertisement
(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.