LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

DPR bakal cecar Kapolri soal kriminalisasi ulama hingga Siti Aisyah

DPR bakal cecar Kapolri soal kriminalisasi ulama hingga Siti Aisyah. Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfacri Harahap mengatakan ada sejumlah isu krusial yang akan anggota tanyakan kepada Tito. Salah satunya terkait dugaan kriminalisasi ulama yang menjadi tuntutan dari demo 212.

2017-02-22 11:14:30
DPR
Advertisement

Komisi III DPR menggelar rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap mengatakan ada sejumlah isu krusial yang akan anggota tanyakan kepada Tito. Salah satunya terkait dugaan kriminalisasi ulama yang menjadi tuntutan dari demo 212.

"Anda tahu kemarin kita baru bertemu dengan beberapa ulama yang ikut aksi kemarin. Ada beberapa hal yang mereka sampaikan. Itulah cara kami dalam menyerap aspirasi," kata Mulfachri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/2).

Selain soal kriminalisasi ulama, Komisi III juga akan menanyakan laporan pengamanan Pilkada pada 15 Februari lalu. Pihaknya mengapresiasi pengamanan yang dilakukan Polri sehingga Pilkada dapat berjalan tanpa gangguan.

"Saya kira pastilah (ditanyakan). Alhamdulillah Pilkada kemarin berjalan dengan baik tanpa ada sesuatu yang mengganggu Pilkada. Jadi kita memberikan apresiasi kepada polisi," terangnya.

Mulfachri menyebut Komisi III kemungkinan akan meminta keterangan Tito terkait dugaan keterlibatan WNI Siti Aisyah dalam pembunuhan kakak tiri Kim Jong Um, Kim Jong Nam di Malaysia. Meski begitu, politisi PAN ini menilai lembaga yang lebih tepat memberikan keterangan adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

"Mungkin. Tapi secara khusus kita belum bicarakan soal itu.Tapi saya kira Deplu yang lebih tepat untuk memberikan penjelasan soal itu. Karena ini kan menyangkut WNI kita yang ada di luar negeri," pungkasnya.

Baca juga:
Rapat bareng Mendagri, Komisi II DPR minta penjelasan soal Ahok
Kapolda Metro: Apa itu kriminalisasi, kami punya bukti kuat
Rizieq minta kasus disetop, Kapolda bilang 'ajarkan cara ketiknya'
Kapolri tegaskan pengusutan 12 kasus Rizieq karena ada warga melapor

Advertisement
(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.