LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dosen UIN soal RA berpose hot: Saya khawatir DO buat dia makin buruk

Rekor UIN menegaskan tidak memberi ampun pada murid yang mencemarkan nama baik kampus, termasuk ulah RA berfoto bugil.

2015-02-15 10:33:08
Mahasiswi UIN Foto Bugil
Advertisement

RA (22), mahasiswi UIN Gunung Djati Bandung, mendapat sanksi dropout setelah foto vulgarnya tersebar di internet. RA terpaksa tidak lagi bisa meneruskan pendidikannya di perguruan tinggi Islam tersebut.

Kasus tersebarnya foto hot RA membuat heboh dan pihak kampus kecewa. Kejadian yang menimpa RA dianggap sebagai pencemaran nama baik kampus. Apalagi UIN merupakan kampus yang harusnya memberikan contoh ciri nilai-nilai Islam. RA juga mengaku telah melakukan praktik jual diri alias jadi ayam kampus. Rektorat, dekanat, jurusan, hingga dosen-dosen mengadakan sidang khusus terkait kasus RA. Pihak kampus pun akhirnya mengeluarkan surat drop out untuk RA.

"Kami langsung memanggil yang bersangkutan, dan kami sidang kode etik, makanya langsung di DO. Kampus kami tidak menerima mahasiswi yang melakukan foto panas, itu jelas melanggar aturan. Sesuai peraturan berdasarkan tata tertib kampus dan etika," kata Rektor UIN Bandung, Deddy Ismatullah, kepada merdeka.com Kamis (12/2).

Ternyata tidak semua pihak setuju dengan keputusan kampus tersebut. Secara peraturan akademik dan institusi kelembagaan mungkin benar. Tapi jika menilik dari sisi yang lain jelas itu bukan solusi yang tepat. Bagaimanapun RA masih punya hak untuk melanjutkan pendidikannya. Seorang dosen UIN GD Bandung yang tidak ingin disebutkan namanya berpendapat serupa.

"Saya khawatir keputusan DO justru akan membuat hidup RA jadi makin buruk. Namanya lembaga pendidikan harusnya mendidik peserta didiknya. Kita bertanggung jawab, jika ada yang berbuat salah sudah kewajiban kita membina ke arah yang benar," kata dosen tersebut.

Kepala Jurusan Perbandingan Mazhab dan Hukum, Dudang Gozali, juga memberikan pendapat yang tidak jauh beda. Meskipun Dudang menerima keputusan DO yang disepakati institusi kampus tapi menurutnya RA harus tetap dibina. Dudang dan pihak jurusan masih terus memantau kondisi RA, meskipun sekarang RA menghilang.

"Kita pantau melalui teman-teman dekatnya. Biar bagaimana pun, RA adalah mahasiswi kita. Kita berharap dia masih mau memperbaiki hidupnya," kata Dudang.

Teman-teman sekelas RA juga banyak yang tidak setuju dengan keputusan kampus. Apalagi menurut mereka bukan RA yang mengunggah foto-foto vulgar dirinya. RA juga dikenal sebagai mahasiswi yang baik, rajin, dan memiliki prestasi akademik yang bagus.

"Facebook yang upload foto dia itu bukan akunnya. Akun dia yang asli tidak ada foto-foto yang seperti itu. Saya yakin yang nyebar bukan dia. RA itu cuma korban," terang Setyo, teman sekelas RA.

Baca juga:
Raih Rp 6 juta semalam,'ayam kampus' UIN RA banyak dibooking pejabat
Foto hot nyebar di Facebook, mahasiswi UIN kaget setengah mati
Umbar foto hot di FB buat jual diri, mahasiswi UIN RA cuma korban?
Cerita mahasiswi cantik UIN Bandung foto hot di FB untuk jual diri
Rektor UIN: Kampus kami tidak menerima mahasiswi foto panas
Mahasiswi cantik UIN Bandung pamer foto hot di FB untuk jajakan diri
Mahasiswi cantik UIN Bandung pamer foto bugil diduga PSK terselubung

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.