LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Doni Monardo Tetap Optimistis Meski Tidak Bisa Prediksi Berakhirnya Pandemi

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan, sudah 10 bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Namun belum ada satu pun yang mengetahui kapan penyakit akibat infeksi virus SARS-CoV-2 itu berakhir.

2020-12-29 19:21:17
Ingat Pesan Ibu
Advertisement

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyampaikan, sudah 10 bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Namun belum ada satu pun yang mengetahui kapan penyakit akibat infeksi virus SARS-CoV-2 itu berakhir.

Menurutnya, ini tidak hanya di Indonesia, melainkan juga di sebagian besar negara-negara di dunia. Meski demikian, Doni melihat ada langkah-langkah positif yang sudah dilakukan.

"Kita juga belum tahu kapan Covid-19 ini akan berakhir, namun di sela-sela dinamika yang terjadi, kita melihat ada langkah-langkah yang sangat positif yang pernah kita raih," ucap Doni dalam Webinar: "Kaleidoskop Kebencanaan 2020 dan Prediksi Fenomena Serta Potensi Bencana Tahun 2021, Selasa (28/12).

Advertisement

Menurut catatan, Indonesia pernah mengalami kenaikan angka kasus pada akhir bulan September 2020. Kemudian, Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 mampu menekan angka kasus hingga berada jauh di posisi rata-rata global pada 10 November 2020.

"Kita mampu menekan angka kasus tersebut sampai ke posisi di angka 12,12 persen (dari rata-rata kasus global)," ungkap Doni.

Menurut Doni, upaya memerangi Covid-19 harus dengan pelibatan aktif seluruh komponen. Ditambah dukungan penuh dari masyarakat melalui penerapan protokol kesehatan secara disiplin.

Advertisement

"Ini adalah sebuah strategi yang tepat, ketika Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Daerah dan juga segenap komponen masyarakat lainnya ikut mendukung peningkatan disiplin dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, kita bisa menurunkan jumlah kasus aktif dengan jumlah yang cukup signifikan," kata Doni.

Doni mengakui saat ini terjadi penurunan tingkat kepatuhan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Kondisi ini memicu penurunan tingkat kesembuhan hingga 2,7 persen dari angka global.

"Yang semula pada tanggal 10 November 2020 angka kesembuhan berada pada posisi 84,57 persen (dari rata-rata global), namun saat ini menurun sebanyak 2,75 persen, menjadi 81,82 persen," katanya.

Dengan melihat adanya penurunan angka kepatuhan yang memicu tingkat kesembuhan pasien Covid-19, Doni kembali mengingatkan bahwa upaya untuk menekan pandemi di Tanah Air harus dilakukan secara serentak dan bersama-sama.

"Oleh karenanya, upaya untuk menekan kasus ini harus betul-betul dilakukan secara serentak dan bersama-sama," jelas Doni.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Satgas Covid-19: Tempat Tidur di Ruang Isolasi dan ICU Sudah Terisi 62,63 Persen
VIDEOGRAFIS: Mengenal GeNose C19, Alat Pendeteksi Corona Buatan Anak Bangsa
Jelang Tahun Baru, Doni Monardo Minta Posko Covid-19 Diaktifkan Kembali
VIDEO: Muncul Varian Baru Covid 19, RI Tutup Akses Masuk WNA Mulai 1 Januari 2021
Doni Monardo: Kepatuhan Protokol Kesehatan Warga Jabar 'Sempat' di Posisi Terakhir

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.