LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Doni Monardo: 40 Kabupaten Kota yang Gelar Pilkada, Berisiko Tinggi Corona

Doni meminta penyelenggara pemilu memahami zona penyebaran corona, apalagi masih ada 40 daerah atau kabupaten/kota yang berisiko tinggi covid-19.

2020-06-11 18:49:08
Pilkada Serentak 2020
Advertisement

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo menghadiri rapat bersama Komisi II DPR terkait Pilkada 2020. Dalam paparannya, Doni mengatakan Pilkada di 270 daerah boleh digelar dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan covid-19.

"Gugus Tugas telah rekomendasikan penyelenggaraan pilkada, namun dengan catatan khusus yaitu harus menaati protokol kesehatan. Semua kegiatan yang dilakukan harus berdasarkan kajian yang dimulai dengan pra kondisi untuk seluruh daerah yang terlibat, baik petugas lapangan maupun masyarakat, hingga paling tidak tingkat RT-RW," ucap Doni Monardo, Kamis (11/6/2020).

Doni meminta penyelenggara pemilu memahami zona penyebaran corona, apalagi masih ada 40 daerah atau kabupaten/kota yang berisiko tinggi covid-19.

Advertisement

"Daerah yang akan ikuti pilkada 2020 untuk kabupaten kota sebanyak 261 kabupaten kota, 43 tidak terdampak, 72 risiko ringan, 99 sedang, dan 40 risiko tinggi. Untuk provinsi ada terdapat 9 (yang Pilkada)," ujarnya.

Doni menyebut data itu akan terus berkembang sehingga KPU, Bawaslu harus terus bisa mengikuti perkembangan zona penyebaran covid-19.

"Bisa jadi yang merah pada akhir atau jelang pilkada jadi berwarna kuning misalnya, tapi juga sebaliknya yang kuning bisa jadi oranye atau jadi merah," ucapnya.

Advertisement

Kepala BNPB itu mengingatkan larangan adanya kegiatan atau pertemuan dalam jumlah besar saat Pilkada nanti. Selain itu, kelengkapan APD petugas lapangan juga menjadi kewajiban.

"Adanya pilkada serentak dan melibatkan banyak pihak, maka APD dan pendukung lainnya harus disiapkan lebih banyak lagi," tandasnya.

Baca juga:
KPU Jateng Minta Anggaran Pelaksanaan Pilkada Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Gugus Tugas Covid-19 Ingatkan Penyelenggara Pilkada Patuhi Protokol Kesehatan
Gelar Pilkada 2020, KPU Minta Rp4,77 Triliun ke Menkeu
Gugus Tugas Ingatkan Penyelenggara Pilkada Wajib Paham Zona Hijau dan Merah
Mendagri Minta KPU Rasionalisasi Anggaran Pilkada 2020
204 Daerah Butuh Tambahan Anggaran Pilkada Rp1,02 T saat Pandemi Covid-19

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.