LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Djarot bandingkan kasus Ahok dan Dimas Kanjeng

Djarot mengatakan, kasus Dimas Kanjeng Taat Pribadi termasuk penistaan agama, tapi semua orang tidak marah dan tetap menunggu proses hukum.

2016-12-01 10:31:40
Ahok tersangka penistaan agama
Advertisement

Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Djarot Saiful Hidayat kerap tertawa sendiri saat melihat kasus yang menjerat Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait dugaan penistaan agama.

Djarot lantas mencoba membandingkan kasus Ahok dengan Dimas Kanjeng Taat Pribadi. Dimas Kanjeng menggunakan kepercayaan masyarakat dan memberikan janji-janji mampu melipatgandakan uang‎.

"Kadang-kadang ketawa sendiri, kemarin ada yang heboh itu lho yang bisa menggandakan duit. siapa namanya? Ya Dimas Kanjeng Taat Pribadi," katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/12).

Advertisement

Mantan Wali Kota Blitar itu juga sempat menyinggung salah satu video saat Dimas Kanjeng menggandakan uang. Sebab dalam video tersebut nampak ada salah satu anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun dia enggan menyebutkan namanya.

"Bahkan di situ kemudian ada satu tokoh kebetulan tokoh itu ada di Majelis Ulama Indonesia gitu ya. Siapa itu ya?" ujarnya disambut sorak sorai warga.

Untuk mencari titik cerah dalam kasus semacam itu, Djarot mencoba menanyakannya kepada Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi DPP PPP‎ Akhmad Gojali Harahap.

Advertisement

"Saya mohon maaf, sekarang kita hubungkan, ini penistaan agama bukan pak?" tanya Djarot.

"Penistaan agama," jawab Djarot menirukan Akhmad.

"Itupun kita enggak marah, enggak apa-apa tunggu proses saja. Sama kayak Pak Ahok sudah tunggu proses saja," timpal politisi PDI Perjuangan ini.

Djarot mengingatkan, selama menjabat bersama Ahok, dia selalu melakukan perlawanan terhadap pungutan liar dan korupsi di Pemprov DKI Jakarta. Sebab dia menilai, kecurangan semacam itu juga bagian dari penistaan agama.

‎"Pungli itu juga menista agama karena itu uang haram. Agama apapun itu enggak boleh, korupsi juga. Bagaimana dengan sumpah kamu, kan kita sudah disumpah atas nama Alquran dan kitab suci," tutupnya.

Baca juga:
Tiba di Kejaksaan Agung, Ahok lagi-lagi bungkam
Ahok dan berkas penistaan agama resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Agung
Ahok siap jalani semua proses hukum terkait penistaan agama
Di Rumah Lembang, Djarot dan warga kirim doa buat Ahok
Ahok tiba di Mabes Polri untuk pelimpahan berkas tahap dua
Pelimpahan tahap dua, Ahok sudah berangkat menuju Mabes Polri
Berkas Ahok lengkap, Djarot harap pengadilan tak diintervensi
Ahok belum tahu berkas perkaranya sudah P21
Berkas perkara P21, Mabes Polri segera serahkan Ahok ke Kejagung

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.