LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ditilang tak bawa SIM, Bowo todong polisi dengan pisau

Ditilang karena tak bisa menunjukkan SIM C, Bowo (22) warga Purworejo justru todong petugas kepolisian dengan sebilah pisau. Kejadian ini berlangsung saat Razia Kendaraan dilakukan oleh personel Lalu Lintas Polsek Kutowinangun, Kamis (22/3) pukul 10.00 WIB.

2018-03-22 14:23:35
razia kendaraan
Advertisement

Ditilang karena tak bisa menunjukkan SIM C, Bowo (22) warga Purworejo justru todong petugas kepolisian dengan sebilah pisau. Kejadian ini berlangsung saat Razia Kendaraan dilakukan oleh personel Lalu Lintas Polsek Kutowinangun, Kamis (22/3) pukul 10.00 WIB.

Kejadian bermula ketika Bowo melintas di Jalan Raya Kutowinangun masuk Desa Keceme Kabupaten Kebumen. Sebagaimana pengendara lain, Bowo dihentikan petugas yang melaksanakan giat Razia Kendaraan. Bowo tidak bisa menunjukkan SIM C kepada petugas yang berujung pada penilangan.

Saat polisi akan menyita surat-surat sebagai jaminan persidangan. Tak diduga, Bowo justru menodongkan pisau ke arah Bripka Duwi Priyanto. Ia sembari mengancam akan melukainya, jika STNK sepeda motor yang dikendarainya tidak diserahkan.

Advertisement

"Pisau itu diketahui kemudian dia pinjam pada salah satu penjual Bengkoang. Kebetulan lokasi razia dekat dengan sentra penjualan Bengkoang," kata Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Masngudin.

Peristiwa penodongan itu tak ayal mencuri perhatian pengguna jalan yang melintas. Kebetulan saat kejadian, arus lalu lintas cukup ramai. Bahkan, warga yang menonton sempat ingin menghakimi Bowo, namun berhasil dihalau petugas.

Setelah STNK diserahkan kembali kepada Bowo, Bripka Duwi meminta untuk membuang pisau dapur itu. Setelah pisau dibuang, Bowo minta maaf. Ia lalu tiba-tiba menangis.

Advertisement

"Dari keterangan tersangka, pikirannya sedang kalut. Dirinya tengah mencari pekerjaan namun tidak juga mendapatkan", lanjut Masngudin.

Pengakuannya, tersangka berangkat dari Brebes (rumah saudaranya) selepas adzan Maghrib untuk mencari pekerjaan, Rabu (21/03). Sebelumnya tersangka adalah sopir di Brebes, namun baru baru ini menganggur.

Baca juga:
Gelar razia, Polresta Surakarta sasar pemotor di bawah umur dan pelajar
Tak terima terjaring razia, pengendara dorong polisi hingga masuk got
Kesal ditilang, pemotor di Palembang tonjok wajah polantas
Jelang Natal & Tahun Baru, polisi razia motor knalpot bising di Surabaya
23 Bandar narkoba terjaring Operasi Nila Jaya
Operasi Zebra Semeru 2017, angka kecelakaan naik sekitar 12 persen

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.