LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diterjang Angin Kencang, Bayi Usia 5 Bulan di Kupang Terbang Sejauh 10 Meter

Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kupang dan sekitarnya, Minggu (24/11), menyisakan kisah pilu bagi warga Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

2019-11-25 13:13:01
Angin Puting Beliung
Advertisement

Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kupang dan sekitarnya, Minggu (24/11), menyisakan kisah pilu bagi warga Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Selain menghancurkan 77 rumah di beberapa desa, seorang bayi berusia lima bulan pun ikut diterbangkan puting beliung.

R, balita pasangan Ady Tamonob dan Otilia Grasa Gomes diterbangkan angin puting beliung sejauh 10 meter. Korban ditemukan dalam tumpukan seng yang ringsek, akibat diterjang angin.

Advertisement

Otilia Grasa Gomes kepada wartawan mengisahkan, sekitar pukul 16.00 WITA, mereka semua tidur siang, termasuk korban. "Saat hujan kami tidak beraktivitas, kami semua tidur siang," ujarnya di IGD RSUD SK Lerik Kupang.

Menurutnya, bayi mereka ditidurkan dalam ayunan yang digantung pada kayu atap rumah. Saat dia sedang pulas, hujan turun semakin deras yang disertai angin kencang.

Ketika atap rumah Otilia mulai disapu angin, mereka baru menyadari jika korban juga ikut diterbangkan. Otilia bersama warga lain berusaha mencari bayinya selama 30 menit. Beruntung bayi menangis, sehingga Otilia menyelamatkannya dari reruntuhan seng.

Advertisement

Korban segera dievakuasi ke RSUD SK Lerik Kupang untuk mendapatkan perawatan intensif serta diberi bantuan oksigen.

"Kami memang tidak menduga kalau akan ada angin kencang. Kami pikir hanya hujan biasa jadi kami tidur. Saya sudah biasa menidurkan bayi saya di ayunan berbentuk gantungan kain, kalau saya sedang sibuk kerja," jelas Otilia.

Otilia mengaku kuatir dengan kondisi Raykal, lantaran bayinya mengalami benturan pada kepala dan sempat menangis saat ditemukan.

Ady Tamonob, ayah dari Raykal sedang ke Kalimantan untuk bekerja, sehingga Otilia yang mengasuh ketiga anaknya secara mandiri.

Ia juga belum mengetahui kondisi rumahnya dan di mana ia akan tinggal usai kejadian tersebut, sehingga anak-anak Otilia pun dibawa serta ke RSUD SK Lerik Kota Kupang, sambil menunggu pendataan dari ketua RT setempat.

Baca juga:
Diterpa Angin Kencang, Mapolres Ngawi Porak-poranda
Pemkab Sragen Janji Tanggung Biaya Pengobatan Siswa Korban Aula Ambruk
Lima Rumah dan Satu Majelis Taklim di Garut Rusak Diterjang Puting Beliung
Aula SMK di Sragen Ambruk Saat Siswa Sedang Praktik Mengelas
14 Murid Luka Akibat Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Dihantam Angin Puting Beliung
Angin Kencang Kembali Terpa Warga Kaki Gunung Arjuno

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.