Ditagih utang malah marah, tukang becak motor tewas dianiaya iparnya
Tewasnya Azis Duma ini didahului perkelahian antara korban dan pelaku. Korban terkena tikaman dari pelaku yang menggunakan sebilah badik.
Diduga gara-gara menagih utang ke iparnya sebesar Rp 300 juta, nyawa Azis Duma alias Cama (56), melayang. Tukang becak motor warga jl Balana, Kecamatan Makassar ini meninggal dunia sekitar dua jam setelah penganiayaan yang dialaminya yang dilakukan iparnya sendiri, Sudirman alias Koja.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Irwan Anwar menjelaskan, peristiwa penikaman ini terjadi di Sinassara, Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Senin pagi tadi (20/8), pukul 07.30 wita. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina dan sempat mendapatkan perawatan medis namun akhirnya korban meninggal dunia pukul 09.45 wita.
Dari hasil pendalaman diketahui, tewasnya Azis Duma ini didahului perkelahian antara korban dan pelaku. Korban terkena tikaman dari pelaku yang menggunakan sebilah badik. Akibatnya korban mengalami luka robek pada perut dan usus keluar.
Sementara Kapolsek Tallo, Kompol Amrin AT menjelaskan, latar belakang perkelahian antara korban Azis Duma dan iparnya, Sudirman alias Koja adalah soal utang piutang.
"Korban Azis datangi rumah iparnya Sudirman, menagih utang Rp 300 ribu. Mungkin ada keluar kata-kata yang tidak enak dari korban akhirnya terjadilah perkelahian itu. Pelaku Sudirman menikam Azis. Saat ini Sudirman lagi dalam pengejaran kita," kata Kompol Amrin AT.
Baca juga:
Sekeluarga di Muba dirampok, suami dan anak ditusuk, istri lagi hamil dibunuh
Pembunuhan nenek Lim, polisi cocokkan alibi Suhawi dengan bukti di TKP
Saksikan prarekonstruksi pembunuhan Risma, sang ibu menangis
Terungkap! Otak pembunuhan sadis satu keluarga di Makassar adalah napi dalam penjara
Petani di PALI tewas dengan banyak luka bacok, diduga sengaja dibunuh
Sebelum tewas dibunuh suami, Risma kabur dari rumah selama 4 bulan