Disparbudkepora Babel Perkuat Pariwisata dengan Integrasi Pusat Informasi Wisata Digital
Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengintegrasikan layanan Pusat Informasi Wisata (TIC) berbasis digital di seluruh kabupaten/kota, bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan dan daya
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga (Disparbudkepora) mengambil langkah strategis untuk memajukan sektor pariwisata daerah. Inisiatif ini berfokus pada integrasi layanan Pusat Informasi Wisata (TIC) di seluruh kabupaten dan kota. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik serta aksesibilitas informasi bagi para pelancong yang ingin menjelajahi keindahan Babel.
Integrasi layanan TIC ini dirancang untuk menciptakan ekosistem informasi pariwisata yang terpadu dan mudah diakses oleh wisatawan. Dengan sistem digital yang terkoneksi, setiap pengunjung dapat menemukan data destinasi, akomodasi, transportasi, hingga kalender acara wisata secara cepat dan efisien. Kepala Disparbudkepora Provinsi Kepulauan Babel, Wydia Kemala Sari, menegaskan bahwa upaya ini akan mempermudah wisatawan dalam merencanakan perjalanan mereka.
Peluncuran resmi Pusat Informasi Wisata di Kota Pangkalpinang pada Jumat (19/6) menjadi tonggak penting dalam proyek integrasi ini. Setelah peluncuran tersebut, sistem langsung terkoneksi dengan pusat informasi di kabupaten lain, menandakan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memanfaatkan teknologi. Tujuannya jelas, yakni mendorong peningkatan kunjungan wisatawan yang berujung pada penguatan ekonomi lokal.
Memperkuat Daya Saing Destinasi Wisata Unggulan
Integrasi Pusat Informasi Wisata (TIC) di Bangka Belitung bertujuan utama memperkuat daya saing destinasi pariwisata daerah. Langkah ini mencakup tujuh wilayah, yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, dan Kota Pangkalpinang. Penguatan ini diharapkan mampu mengangkat posisi pariwisata Babel di kancah nasional maupun internasional.
Seluruh data penting terkait pariwisata kini terintegrasi, mulai dari informasi destinasi menarik hingga pilihan akomodasi yang tersedia. Selain itu, informasi transportasi dan kalender wisata juga dapat diakses dengan mudah. Kemudahan akses ini memungkinkan wisatawan untuk merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik, sehingga pengalaman berwisata menjadi lebih menyenangkan.
Wydia Kemala Sari menjelaskan bahwa sistem digital ini memungkinkan wisatawan mengakses informasi melalui perangkat seluler mereka. Dengan demikian, informasi pariwisata Babel selalu berada dalam genggaman, kapan pun dan di mana pun. Transformasi digital ini menjadi kunci untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Kepulauan Bangka Belitung.
Transformasi Digital untuk Peningkatan Kunjungan Wisatawan
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung secara aktif mendorong transformasi pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Inisiatif ini diyakini akan secara signifikan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah tersebut. Peningkatan ini pada gilirannya akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat lokal.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang, Yan Rizana, menyampaikan harapannya terhadap keberadaan TIC ini. Ia berharap wisatawan nusantara maupun mancanegara tidak lagi kesulitan mencari informasi pariwisata di Pulau Bangka, khususnya Kota Pangkalpinang. Pulau Bangka menawarkan beragam jenis wisata, mulai dari alam, sejarah, budaya, hingga kuliner yang sangat menarik.
Keberagaman potensi wisata di Bangka Belitung, yang mencakup wisata alam, sejarah, budaya, dan kuliner, menjadi daya tarik utama. Dengan adanya TIC yang terintegrasi, potensi ini dapat dipromosikan secara lebih efektif kepada khalayak luas. Hal ini akan membantu wisatawan menemukan dan menikmati pengalaman unik yang ditawarkan oleh setiap daerah di Kepulauan Bangka Belitung.
Sumber: AntaraNews