Disangka Bobotoh, Komar babak belur dianiaya Jakmania di Stasiun Senen
Petugas Reskrim Senen mengetahui Komar dikeroyok saat melakukan pengamanan antisipasi sweeping penumpang Kereta Api dari Jawa Timur oleh simpatisan Jakmania. Pemukulan terjadi pada pukul 03.00 WIB Sabtu dini hari (28/7).
Warga Jakarta Timur bernama Komar (19) dikeroyok hingga babak belur oleh fans klub bola Jakarta atau Jakmania di perlintasan Stasiun kereta api Senen, Jakarta Pusat. Komar dipukuli karena dikira bobotoh atau dikenal pendukung klub bola persib Bandung.
"Mengalami luka pada bagian wajah memar dan luka di kepala akibat dipukul oleh simpatisan Jakmania," kata Kapolres Jakarta Pusat Roma Hutajulu saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (28/7).
Petugas Reskrim Senen mengetahui Komar dikeroyok saat melakukan pengamanan antisipasi sweeping penumpang Kereta Api dari Jawa Timur oleh simpatisan Jakmania. Pemukulan terjadi pada pukul 03.00 WIB Sabtu dini hari (28/7).
Aksi pemukulan ini, kata Roma, diduga terjadi setelah Jakmania menonton tim kesayangannya berlaga melawan Bhayangkara FC pada sore hari.
"Korban dipukul oleh kelompok simpatisan Jakmania karena diduga salah satu simpatisan bobotoh," ucap Roma.
Diduga pengeroyokan dilakukan oleh kelompok simpatisan Jakmania Johar Baru. Para pelaku masih dalam pengejaran kepolisian. Komar kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
Baca juga:
Polda DIY sebut 1 suporter tewas dan 9 luka setelah derby PSIM vs PSS
Suporter tewas usai laga PSIM Yogyakarta vs PSS Sleman ternyata anak polisi
Sesalkan stadion tetap dipakai Sriwijaya, Kapolda Sumsel panggil pengelola JSC
16 Suporter Sriwijaya FC yang rusak kursi stadion ditangkap
Suporter Sriwijaya FC rusak kursi stadion, JSC ditutup untuk umum