Dipimpin Novel Baswedan, KPK geledah gedung DPRD DKI
11 Penyidik memeriksa sejumlah ruangan di DPRD DKI.
Sebelas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru memulai penggeledahan 4 ruangan yang ada di gedung DPRD DKI Jakarta. Belasan penyidik ini diketahui datang sekitar Pukul 20.40 WIB.
Penyidik KPK, Novel Baswedan mengatakan, penggeledahan ini baru guna mencari barang bukti atas tersangka anggota DPRD DKI Komisi D, M Sanusi. Dia pun belum mau memberikan penjelasan terkait penggeledahan ini.
"Nanti ya ini baru mulai," kata Novel singkat di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Jumat (1/4).
Berdasarkan pantauan, 11 penyidik ini dibagi menjadi 2 tim. Pertama, 6 orang menggeledah ruang CCTV yang ada di lantai 1 gedung DPRD. Kedua, 5 orang menggeledah di ruang pimpinan DPRD, M Taufik yang ada di lantai 9.
KPK cek CCTV di gedung DPRD DKI ©2016 Merdeka.com/ray
Para penyidik juga terlihat dikawal 4 polisi membawa senjata laras panjang. Sebelum menggeledah, mereka bersiap-siap dengan menggunakan seragam rompi khas penyidik melalui ruang Bagian Umum DPRD DKI lalu berpencar menjadi dua tim.
Hingga saat ini penggeledahan masih berlangsung. Belum ada pihak yang bisa memberikan penjelasan terkait penjelasan ini.
Baca juga:
Saat ditangkap KPK, Sanusi terima suap kedua Rp 1 miliar lebih
M Taufik soal ruangannya disegel KPK: Tak masalah, masih bisa kerja
Jadi tersangka, Presdir Agung Podomoro Land serahkan diri ke KPK
Ini uang suap Rp 1,1 miliar hasil OTT anggota DPRD DKI M Sanusi
Gaya santai Presdir Agung Podomoro Land serahkan diri ke KPK