LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dinas Kesehatan Sumsel Lacak Kontak Erat Pasien Covid-19 Varian B117

Pasien itu sudah dinyatakan sembuh. Dinas Kesehatan Sumsel masih melakukan pelacakan atau tracing terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien terpapar B117 itu.

2021-03-09 11:42:04
Virus Corona
Advertisement

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Sumsel) membenarkan satu dari empat kasus Covid-19 varian B117 berasal dari Palembang. Pasien tersebut sudah sembuh berdasarkan hasil tes swab terakhir, dan pihak terkait terus melacak orang-orang yang kontak erat dengannya.

Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel Yusri mengungkapkan, temuan kasus B117 di Palembang itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap salah satu sampel yang dikirim ke Kementerian Kesehatan pada 11 Januari 2021. "Benar, satu pasien asal Palembang sampelnya diketahui terpapar B117. Itu didapat dari hasil pemeriksaan sampel yang dikirim ke Jakarta," ungkap Yusri, Selasa (9/3).

Dari informasi yang diterimanya, pasien itu sudah dinyatakan sembuh. Pihaknya masih melakukan pelacakan atau tracing terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien terpapar B117 itu.

Advertisement

"Dari hasil swab PCR yang bersangkutan negatif, artinya sudah sembuh. Untuk yang kontak masih dilakukan pelacakan," ujarnya.

Ahli mikrobiologi Universitas Sriwijaya Prof Yuwono mengatakan, virus B117 merupakan mutasi dari virus sebelumnya dengan mutasi pada gen S yang memiliki daya sebar virus lebih cepat. Kasus pertama di Palembang itu dikhawatirkan memudahkan penyebaran virus.

Dia mengimbau petugas melakukan tracing secara masif dan menggelar tes swab PCR terhadap orang-orang yang kontak dengan pasien pertama. Menurut dia, hal itu tidak sulit, karena pasiennya sudah diketahui. "Pemeriksaannya bisa dengan PCR seperti biasa, hanya saja reagen khusus atau primer pelacak gen S belum ada, baru Litbangkes yang punya," kata dia.

Advertisement

Baca juga:
Pemerintah Tetap Optimistis Meski Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Ambisius
Kemenko Perekonomian: Insentif Apapun di Masa Pandemi Akan Sulit Tanpa Rasa Aman
Tantangan Terberat Pemerintah, Kematian Covid-19 RI di Atas Rata-Rata Global
Usai Banjir di Karawang, 1.688 Warga Positif Covid-19
Data 9 Maret: 1.163 WNA Positif Covid-19 di Indonesia
Kemenkes akan Distribusikan 1 Juta Alat Rapid Test dari WHO ke Provinsi PPKM Mikro

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.