Diminta antar cek kehamilan, suami di Samarinda malah tinju istri
Diminta antar cek kehamilan, suami di Samarinda malah tinju istri. Peristiwa itu terjadi Minggu (22/10) malam kemarin. Beberapa jam sebelumnya, Ira meminta Ade mengantarkannya ke dokter spesialis kandungan.
Ade Putra (25), warga Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, berurusan dengan polisi. Dia diduga menganiaya istrinya yang tengah hamil muda. Gara-garanya, dia kesal diminta istrinya, Ira Herawati (23), cek kesehatan kandungan. Ade kini meringkuk di penjara.
Peristiwa itu terjadi Minggu (22/10) malam kemarin. Beberapa jam sebelumnya, Ira meminta Ade mengantarkannya ke dokter spesialis kandungan.
"Istri pelaku ini lagi hamil muda. Dia minta diantar ke dokter kandungan, tapi pelaku tidak mau," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Senin (23/10) malam.
"Tujuannya ke dokter kandungan, buat cek USG. Tapi ya itu, pelaku tetap bersikeras tidak mau mengantarkan, tidak mau menemani," ujar Purwanto.
Akhirnya, ibu korban tak lain mertua pelaku Adi, yang mengantarkan korban pergi cek kesehatan kehamilan ke dokter kandungan. Namun setibanya kembali di rumah, Ira bertengkar dengan Ade, diduga akibat penolakan suaminya itu mengantar ke dokter kandungan.
"Sampai akhirnya pelaku terus emosi, dan memukuli istrinya dengan tangan kosong ya. Mengenai pelipis kiri, dan lengan korban. Lebam di pelipis dan tangannya korban," ungkap Purwanto.
"Korban keberatan, dan lapor ke Polsek. Ya, kita mintakan visum terhadap korban, ke rumah sakit umum (RSUD AW Syachranie), untuk memperkuat berkas laporan, dan penyelidikan," tambah Purwanto.
Dari laporan dugaan penganiayaan itu, polisi menangkap pelaku Ade Putra, di rumahnya, Senin (23/10) sore. Ade kini meringkuk di sel penjara Polsekta Samarinda Ilir. Dia dijerat dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Baca juga:
Cekcok, Hendrik pukuli istri hingga giginya patah
Sopir angkot pukuli istri siri gara-gara ogah diajak cari penumpang
Diduga kesal telepon tak diangkat, polisi di Bekasi aniaya istri
Cekcok, Ester dipukul suami hingga lebam saat jemput anak sekolah
Dendam dalam rumah tangga, pria di Binjai tega bakar istri dan anak
Ogah diminta cerai, Dupendi bacok istri sampai tewas
Jengkel, Sabda siram air panas ke putrinya karena tak mau sekolah