Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sopir angkot pukuli istri siri gara-gara ogah diajak cari penumpang

Sopir angkot pukuli istri siri gara-gara ogah diajak cari penumpang Arifin menganiaya istri lantaran menolak menemani cari penumpang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Muhammad Arifin (38), sopir angkot di Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur, meringkuk di penjara. Gara-garanya, istri sirinya Elisabeth Sela (34), menolak ajakan menemani cari penumpang.

Arifin dibekuk Sabtu (14/10) saat mengemudikan angkot. Peristiwa itu terjadi sehari sebelumnya, Jumat (13/10).

"Pelaku (Arifin) ini memang awalnya minta ditemani istrinya, cari penumpang," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Ipda Purwanto kepada merdeka.com, Minggu (15/10).

Sela menolak ajakan sang suami. Penolakan itu membuat Arifin naik pitam. Tidak hanya itu, dia mencurigai Sela yang dinikahinya secara siri selingkuh dengan pria lain.

"Tersangka menduga, korban (Sela) ini selalu berteleponan dengan pacar gelapnya. Karena ditolak untuk menemani narik angkot dan juga cemburu itu, pelaku semakin emosi," ujar Purwanto.

"Korban kemudian dipukuli oleh pelaku dengan tangan kosong, dan juga sandalnya. Mulai dari bibir atas dan bawah, dan kepalanya korban memar. Merasa dianiaya, korban lapor ke kami," tambah Purwanto.

Usai memintakan visum terhadap luka memar yang diderita korban ke RSUD AW Syachranie, polisi bergegas mencari Arifin.

"Langsung kita amankan, kita bawa ke kantor, dengan dugaan telah melakukan penganiayaan. Kepada penyidik di kantor, dia mengakui perbuatannya," sebut Purwanto.

Arifin yang meringkuk di penjara, dijerat dengan pasal penganiayaan, sebagaimana diatur KUHP. "Karena pernikahan korban dengan pelaku adalah pernikahan siri," demikian Purwanto. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP