Dilihat dari kondisi luka, pembunuh pensiunan TNI AL orang profesional
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Stefanus Tamuntuan mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tengkurap. Hasil pemeriksaan sementara pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.
Kepolisian terus mendalami kasus pembunuhan pensiunan TNI AL, Hunaidi (83), Pondok Labu, Jakarta Selatan. Pelaku diduga orang profesional.
Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan tewas usai menderita dua luka tusuk dibagian dada sebelah kiri.
"Ya cukup profesional dan berani. Nanti bisa kita simpulkan karena yang dilawan juga orang tua," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/4).
"Yang jelas pisau. Lukanya kelihatan," sambungnya.
Indra menambahkan, dari luka pisau itu, penyidik memiliki dugaan kuat Hunaidi tewas dibunuh. Motifnya apa, masih diselidiki.
"Yah nanti ketika ketangkap, terungkap baru ketahuan motifnya," jelas dia.
Sebelumnya, seorang pensiunan TNI AL tewas di dalam rumahnya Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis RT 07/06 No.18 Kel. Pondok Labu Kecamatan Cilandak, JakartaSelatan. Korban bernama Hunaedi (83).
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Stefanus Tamuntuan mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tengkurap. Hasil pemeriksaan sementara pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.
"Luka robek. Antara lain dua di bagian bawah dada kiri dan satu di lengan kiri," ujar Stefanus dalam keterangan resminya yang diterima Liputan6.com, Kamis (5/4).
Baca juga:
Polisi periksa CCTV & bercak darah di lokasi pembunuhan pensiunan TNI AL
Polres Jaksel analisa ciri-ciri pembunuh pensiunan TNI AL di Cilandak
Ogah tanggung jawab, kakak ajak adik bunuh kekasih tengah mengandung
Polisi telah periksa 4 saksi kasus pembunuhan TNI AL
Dokter ahli jiwa dari Mabes Polri periksa Kompol F
Pembunuh pensiunan TNI AL di Pondok Labu kabur jalan kaki
Tak ditemukan di TKP, senjata buat tusuk Hunaedi dibawa kabur pelaku