Polisi periksa CCTV & bercak darah di lokasi pembunuhan pensiunan TNI AL
Merdeka.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan polisi sudah menyita CCTV di lokasi pembunuhan pensiunan TNI AL di Cilandak.
"Ada yang kita analisis. Kemarin 1 CCTV," ujar Indra di Mapolda Metro Jaya, Senin (9/4).
Diduga, lanjutnya, pelaku menggunakan kendaraan untuk melarikan diri usai melakukan aksi kejinya.
"Di akhir sepertinya itu (gunakan kendaraan). Karena pelacak berhenti di situ, tapi apakah dijemput atau naik (kendaraan) sendiri masih kita dalami," ujarnya.
Terkait kasus ini, mantan Wadir Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengaku, sudah memeriksa enam orang saksi. Salah satunya adalah istri korban.
"Ada enam orang di sekitar lingkungan dan keluarga. (Istri) Iya kita sudah periksa pas hari Jumat sore. Kita periksa langsung," tuturnya.
Selain itu, Tim K9 atau anjing pelacak juga menemukan bercak darah beberapa meter dari rumah korban.
"Iya ada. Itu langsung labfor yang ambil," tuturnya.
"(Hasilnya) Belum. Beri kesempatan kepada tim saya," sambungnya.
Sebelumnya, seorang pensiunan TNI AL tewas di dalam rumahnya Kompleks TNI AL, Jalan Kayu Manis RT 07/06 No.18 Kel. Pondok Labu Kecamatan Cilandak, JakartaSelatan. Korban bernama Hunaedi (83).
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Stefanus Tamuntuan mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan tengkurap. Hasil pemeriksaan sementara pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka.
"Luka robek. Antara lain dua di bagian bawah dada kiri dan satu di lengan kiri," ujar Stefanus dalam keterangan resminya yang diterima Liputan6.com, Kamis (5/4).
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya