Dilempar minyak tanah oleh orangtua, Soimah tewas terbakar
Melihat minyak tanah dalam ember itu menyala, Teguh spontan melempar ember itu ke luar dan tak sengaja menyiram Soimah.
Soimah (2), warga Desa Pandanwangi Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, tewas dengan kondisi penuh luka bakar akibat orang tuanya tidak sengaja melemparkan minyak ke arahnya.
"Anak dari pasangan Teguh (40) dan Sriwati (31) itu terbakar setelah orang tuanya melempar ember berisi minyak tanah secara spontan hingga mengenai tubuh Soimah," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Peranap AKP Benhardi SH di Rengat, seperti dikutip dari Antara, Senin (27/10).
Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu sore di Pandan Wangi Kecamatan Peranap. Awalnya, ibu korban menyalakan lampu templok yang digantungkan di dinding rumahnya. Namun, tiba-tiba lampu teplok tersebut jatuh pas ke dalam ember berisi minyak tanah yang merupakan stok jualan orang tua korban.
Melihat minyak tanah dalam ember itu menyala, ayah korban (Teguh) panik dan secara spontan langsung melemparkan ember tersebut ke teras rumah.
"Teguh tak menyangka di teras itu ada anak kandungnya sedang bermain, sehingga ember berisi minyak tanah yang terbakar itu langsung membakar tubuh anaknya," katanya.
Menurut dia, Teguh berupaya memberikan pertolongan, bahkan dirinya pun ikut terbakar setelah menerobos api yang membakar anaknya. "Soimah langsung dilarikan ke Puskesmas Peranap, namun oleh Puskesmas tersebut ia dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat," ujarnya.
Nyawa Soimah tak dapat diselamatkan, ajal menjemputnya ketika dalam perjalanan menuju RSUD Pematang Reba.
Baca juga:
Pemulung temukan mayat siswa SMP di Pantai Tanjung Emas
Cerita tragis ulah iseng berujung kematian
Mayat perempuan di tol Medan-Belawan ternyata calon pengantin
Usai minum obat cacing, mahasiswa Poltek Maritim tewas membiru
Perempuan sumbing dibunuh dan dibuang di Jalan Tol Belawan-Medan
PNS asal Aceh ditemukan meninggal di hotel di Yogya
Polisi telusuri identitas mayat pria misterius di Solok