Cerita tragis ulah iseng berujung kematian
Merdeka.com - Manusia adalah makhluk yang suka berbuat di luar dugaan. Akibat perbuatannya, terkadang berpotensi terjadi kecelakaan. Bahkan, tak jarang hal itu berujung kematian.
Kita sering jumpai di rel kereta api, banyak orang dengan asyik duduk-duduk ngobrol, mereka tak menghiraukan jika sewaktu-waktu ada kereta api yang melintas dapat merenggut nyawanya.
Tak hanya di rel, keisengan pun sering terjadi saat berkendara di jalan raya. tanpa menghiraukan keselamatan, kadang sopir dengan seenaknya bermain HP. Mereka tak mempedulikan lalu-lalang kendaraan.
Berikut beberapa ulah iseng berujung kematian yang dihimpun merdeka.com:
Iseng cari ikan, tewas kesetrum
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNolvin Makahiking (34), warga Kelurahan Paal 4 Lingkungan II Kecamatan Tikala Manado, Sulawesi Utara, tewas di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sawangan, Jumat (30/8) sore. Dia tewas tersetrum ketika sedang mencari ikan.Informasi yang dihimpun merdeka.com menyebutkan, Nolvin bersama beberapa rekannya baru saja istirahat dari mengerjakan proyek pemasangan beronjong di sungai, tak jauh dari rumahnya. Dia bersama pengawas pekerjaan bernama Hani, iseng mencari ikan menggunakan setrum sambungan listrik langsung dari rumah.Hani menyetrum ikan yang dibidik, sementara Nolvin memegang gulungan kabel. Namun, tak berselang lama, Nolvin terlihat menggelepar di dalam air. Teman-teman Nolvin yang berada di tepi sungai tak bisa berbuat banyak. Arus listrik baru berhenti mengalir setelah diputus paksa memakai eskavator dari pekerjaan beronjong sungai.Nolvin sempat dilarikan ke Rumah Sakit Wolter Monginsidi Teling untuk mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tak terselamatkan.Kapolsek Tikala AKP Killion Landangkasiang saat dihubungi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Hasil visum pun menunjukkan sengatan listrik terhadap tubuh Nolvin."Dari hasil penyelidikan sementara, korban murni meninggal karena kesetrum dari gulungan kabel yang dipegangnya. Hasil olah visum unit identifikasi memang menunjukkan korban terkena aliran listrik. Ada luka di dada kiri dan jari telunjuk kanan. Dugaannya terkena kabel yang terkelupas," terang dia, Sabtu (31/8).
Asyik duduk di rel, tewas tertabrak kereta api
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTiga remaja yang tewas tertabrak kereta api barang di jalur perlintasan KM 3-4 Dusun Kedungdemung, Cilacap, Jawa Tengah. Mereka terdiri dari dua pria dan satu wanita.Mereka yaitu Moehijal(17) warga Desa Kalisabuk RT 07 RW 14, Adam(17) warga Dusun Sumurgemuling RT 04 RW 06 Dusun Kuripan induk dan Novi Anggi Kristianisa(16) warga Jalan Mangga RT 2 RW 15 Desa Maos Lor."Ketiga orang tersebut meninggal dunia setelah tertabrak KA barang yang melintas dari arah Cilacap yang berada di jalur lintasan KA di KM 3-4 Dusun Kedungdemung Desa Kalisabuk tadi pagi," kata Kasatreskrim Polres Cilacap AKP Malik Fahrin Husnul Aqif, Jawa Tengah, Selasa (26/8).Ketiga remaja tersebut, sebelum tertabrak sempat duduk di rel kereta api. Diduga karena tak mendengar ada kereta melintas, akhirnya mereka tertabrak dan terseret beberapa meter.Humas PT KAI Daop 5 Wilayah Purwokerto, Surono membenarkan, bahwa KA barang pengangkut semen menabrak tiga orang yang diduga akibat tertidur di jalur rel tersebut."Laporan yang saya terima dari masinis, kejadian Selasa (26/8) dinihari sekitar pukul 02.50 di jalur rel Cilacap-Maos antara stasiun Karangkandri-Kasugihan (Cilacap)," kata Surono.
Iseng menimpuk batu, kena pemotor hingga tewas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comNina (23) seorang wanita muda tewas akibat terkena lemparan batu dari sekelompok remaja yang sedang nongkrong di depan mini market di Jalan Raya Pondok Kopi RT 02 RW 03 Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (19/10) dini hari. Nina, jatuh dari sepeda motor setelah terkena lemparan batu dan terseret aspal hingga luka parah di bagian kepala.Kanit Reskrim Polsek Metro Duren Sawit AKP Chalid Thayib mengatakan, saat kejadian Nina tengah mengendarai sepeda motor dengan memboncengi Lia (17) yang merupakan teman korban. Saat melintas di sebuah mini market di tempat kejadian, ada salah satu anak-anak yang nongkrong di depan mini market tersebut.Tiba-tiba, lanjutnya, orang yang sedang nongkrong tersebut, melempar batu ke arah korban dan mengenai kepala sebelah kiri korban. Sepeda motor yang dikendarai korban oleng ke kanan dan terjatuh di atas trotoar."Kepala korban terbentur trotoar dan luka parah di bagian kepala, luka lecet pada tangan dan kaki, sedangkan, kawannya, Lia, mengalami lecet pada siku tangan kanan dan dengkul kaki kanan," kata Chalid.Korban, tambahnya, ditolong oleh pengendara mobil pikap warna hitam yang melintas kemudian dibawa ke RS Islam Pondok Kopi."Tapi akhirnya korban meninggal dunia pada pukul 08.00 WIB pagi," katanya.
Iseng sembunyikan HP, tewas jatuh dari lantai 4
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeorang siswa sekolah SMPN 163 bernama Putra Perdana Hermawan Kelas 7D, terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah. Hal itu karena diduga Putra ingin menyembunyikan telepon genggam milik teman sekelasnya."(Korban) mau mengumpetin HP temannya (cewe) di luar jendela, karena dia (korban) tidak punya HP. Temannya laki-laki satu kelas sudah melarang, Dia naik ke kursi, naik ke meja, terus naik ke jendela. Temannya yang liat tadi, Korban kepeleset sewaktu menginjak genteng," kata Suhardi di ruangannya, sekolah yang terletak di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Jumat (10/10).Teguh (41) seorang Sekurity dalam SMP 163 mengungkapkan, kejadian itu saat dia hendak mengontrol para siswa untuk bersiap masuk ke dalam ruangan. Tiba-tiba seorang siswa terjatuh dari ats gedung. Korban lalu langsung di bawa ke ruangan unit kesehatan siswa (UKS).Sekitar 10 menit berselang dirawat di UKS, korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Siaga, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Menggunakan kendaraan pribadi milik warga di depan sekolah.Saat itu sekuriti dan pihak guru olahraga menemani korban di dalam mobil. Namun nahas, Putra akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. "Kata dokter korban sudah meninggal sekitar pukul 11.45 WIB," ujar Teguh.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya