LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dilarang Goda Wanita Pecel Lele, Sopir Travel di Pagaralam Tantang Polisi Berkelahi

Korban bernama Niko Andesta warga Kelurahan Kandang Emas, Kecamatan Kampung Melayu, Bengkulu, melaporkan kasus ini ke polisi. Dia mengalami luka lebam di mata kanan dan luka robek di tangan kini yang harus mendapatkan 32 jahitan.

2020-10-04 04:03:00
penganiayaan
Advertisement

Seorang anggota Polres Pagaralam, Sumatera Selatan, berinisial Bripka AF dilaporkan kasus penganiayaan. Korbannya adalah sopir travel yang menantangnya berkelahi.

Korban bernama Niko Andesta warga Kelurahan Kandang Emas, Kecamatan Kampung Melayu, Bengkulu, melaporkan kasus ini ke polisi. Dia mengalami luka lebam di mata kanan dan luka robek di tangan kini yang harus mendapatkan 32 jahitan.

Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang makan di warung pecel lele di Pasar Dempo Permai Pagaralam, Kamis (24/9) malam. Sudah lebih dulu datang Bripka AF yang turut makan di sana.

Advertisement

Korban menggoda dan mengganggu wanita yang bekerja di pecel lele tersebut. Bripka AF bermaksud menasihati korban agar menghentikan kelakuannya.

Bukannya berhenti, korban justru tersinggung dan mengancam melempar piring ke wanita itu. Korban juga menantang Bripka AF berkelahi.

"Saat itu, Bripka AF sudah ngaku polisi. Tapi korban tetap emosi, dia terus menantang," ungkap Dolly, Sabtu (3/10).

Advertisement

Korban semakin emosi dan mengeluarkan kata-kasar yakni 'kalau aku kalah dengan kau, ku minum air kencing kau.' Perkelahian keduanya pun tak terelakkan. Bripka AF terpancing emosinya sehingga melempar piring yang mengenai dada korban.

"Keduanya bergulat dan tangan korban terkena pecahan piring, bukan dibacok," ujarnya.

Meski demikian, Dolly memastikan laporan korban tetap ditangani. Hanya saja, dia tak sepenuhnya menyalahkan anak buahnya karena dianggap bermaksud melindungi wanita tersebut.

"Tetap kami proses, tapi tidak sepenuhnya anggota kami yang salah, dia bermaksud melindungi wanita yang diganggu tapi korban menantang berkelahi," pungkasnya.

Baca juga:
Pegawai Kejari Labuhan Batu Tewas Dianiaya Warga
Aniaya Istri Gara-gara Pergoki Selingkuh, Suami di Palembang Dibui
Polisi Periksa CCTV Terkait Penganiayaan 2 Pemulung di Cikarang
Korban Melantur, Polisi Kesulitan Ungkap Penganiayaan Pemulung di Cikarang
Gara Gara Ponsel Rusak, Helios Aniaya Istri & Gantung Anak Berusia 2,5 Tahun

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.