LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dikeroyok karena tegur warga, polisi Cianjur balas lepaskan tembakan

Dikeroyok karena tegur warga, polisi Cianjur balas lepaskan tembakan. Dalam kondisi terdesak karena akan dikeroyok, Bripda RMA kemudian mengeluarkan senjata airsoft gun dan menembakkannya sebanyak satu kali. Rupanya tembakan itu mengenai pipi sebelah kanan dan bahu salah seorang warga inisial O alias C.

2017-03-26 10:54:32
penembakan
Advertisement

Dua dari salah anggota polisi Cianjur melepaskan tembakan ke arah warga setelah terlibat cekcok dengan sejumlah warga di dekat Tugu Meong, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi. Dalam pemeriksaan, polisi tersebut mengklaim melepaskan tembakan karena terdesak akan dikeroyok warga.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu 25 Maret 2017 kemarin, bermula saat Bripda RMA dan Bripda RR melintasi jalan tersebut kira-kira pukul 18.30 Wib. Keduanya hendak pulang ke arah Sukabumi, Jawa Barat.

"Ketika melintasi Sukalarang sebelum pertigaan Tugu Meong, ada kemacetan truk tronton pasir karena ada salah seorang masyarakat menyetop truk untuk meminta uang," terang Kabid Humas Mapolda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Minggu (26/3).

Melihat tindakan warga, Bripda RR menegur dan mengingatkan warga tersebut agar tidak menyetop karena berimbas jalanan macet. Teguran tidak digubris. Justru warga tersebut bersama sejumlah orang lainnya tak senang ditegur demikian.

"Mereka malah balik menyerang dengan melakukan pemukulan kepada Bripda RMA dan RR. Bahkan ada yang membawa batu. Padahal keduanya sudah memberi tahu kalau mereka polisi," sambung Yusri.

Dalam kondisi terdesak karena akan dikeroyok, Bripda RMA kemudian mengeluarkan senjata airsoft gun dan menembakkannya sebanyak satu kali. Rupanya tembakan itu mengenai pipi sebelah kanan dan bahu salah seorang warga inisial O alias C, yang saat itu ikut menyerang.

"Karena tidak bisa membendung masyarakat yang menyerang akhirnya Bripda RMA melarikan diri ke Polsek Sukalarang untuk meminta perlindungan, sedangkan BRIPDA RIVAL melarikan diri ke arah kota Sukabumi," jelas Yusri.

Kasus ini sedang ditangani Propam Polres Sukabumi Kota. Pascakejadian itu, situasi di sekitar lokasi kejadian sudah kondusif dan terkendali.

Baca juga:
Penembakan massal di Prancis, tiga orang terluka
Soal penembakan di Semanggi, polisi periksa CCTV
Polisi sebut terjadi lima kali tembakan di Semanggi
Mantan anggota parlemen Rusia tewas ditembak di Ukraina
Ada penembakan usai Pilkada, Gubernur akui Aceh daerah rawan konflik
Bareskrim tembak mati bandar sabu dan 'kaki tangan' di Sumut
Polisi selidiki kemungkinan pelaku penembakan di Sudirman dari TNI

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.