Dikepung bapak dan anak, rampok sabetkan celurit lalu melarikan diri
Dikepung bapak dan anak, rampok sabetkan celurit lalu melarikan diri. Hendy menjadi korban percobaan perampokan oleh pelaku Riski Hidayat (28), warga Rawa Buntu, Tangsel. Saat itu, pelaku sekira pukul 02.00 WIB menjebol jendela rumah korban dan hendak masuk kedalamnya melalui pintu utama.
Hendy (40) korban percobaan perampokan yang terjadi di kampung roda hias RT03/02 kelurahan Serpong, kecamatan Serpong Tangerang Selatan, masih menjalani perawatan medis di RS Hermina BSD akibat luka sabetan senjata tajam yang melukai paha kirinya.
Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander menerangkan, Hendy menjadi korban percobaan perampokan oleh pelaku Riski Hidayat (28), warga Rawa Buntu, Tangsel. Saat itu, pelaku sekira pukul 02.00 WIB menjebol jendela rumah korban dan hendak masuk kedalamnya melalui pintu utama.
"Saat bersamaan anak korban AR mendengar bunyi jendela dibuka oleh seseorang dan memasukkan tangan untuk membuka pintu. Kemudian anak korban bangun dan mengadang di depan pintu," lanjut Alex, Rabu (23/5).
Kemudian korban melihat antara AR dengan pelaku sempat terjadi pergumulan. "Akhirnya pelaku terkepung oleh korban dan anaknya, tetapi pelaku ini membawa sajam jenis celurit sehingga berhasil melukai korban di bagian paha kirinya," kata dia.
Selanjutnya pelaku melarikan diri dan di ringkus warga sekitar. "Karena berbarengan dengan waktu sahur, pelaku yang kabur berhasil diamankan warga. Kini pelaku di Mapolsek Serpong untuk dikembangkan, sementara korban masih di RS kita doakan cepat sehat," kata Alex.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP juncto pasal 55 dengan ancaman pidana penjara 12 tahun.
Baca juga:
9 Bandit sasar minimarket ditangkap Polres Jaktim, satu ditembak
Dua rampok bersenpi gasak Rp 10 juta di mini market Pondok Gede
Bersenpi, 2 bandit rampok uang Rp 10 juta & sekap pegawai mini market di Pondok Gede
Otak komplotan pencurian bermodus pecah kaca mobil tewas ditembak
Mobil berisi upah karyawan dibobol garong di Samarinda, uang Rp 150 juta raib