Mobil berisi upah karyawan dibobol garong di Samarinda, uang Rp 150 juta raib
Merdeka.com - Mobil Daihatsu Sirion bernomor polisi KT 1323 MO dibobol maling saat parkir di salah satu rumah makan di Jalan Awang Long, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (8/5) siang. Uang Rp 150 juta raib digondol pencuri usai memecahkan kaca mobil bagian kiri.
Keterangan diperoleh, mobil diperkirakan datang usai mengambil uang dari BCA kantor cabang pembantu Samarinda Seberang. Sopir mobil bersama 3 rekannya, kemudian masuk ke dalam rumah makan.
Selesai makan belakangan diketahui kaca mobil sebelah kiri sudah dalam kondisi pecah. Tas plastik berisi uang di jok belakang yang rencananya buat gaji karyawan pun raib. Tidak ada yang tahu persis kejadian. Bahkan tukang parkir sekalipun.
"Saya dipanggil (pengelola rumah makan). Tahu enggak kejadian itu. Lah saya enggak tahu," kata juru parkir rumah makan, Wahid (53), ditemui wartawan di lokasi kejadian, Selasa (8/5).
Setelah kejadian, Wahid pun dibikin kaget dan tidak percaya, ada insiden mobil dibobol kawanan pencuri dengan cara pecah kaca. "Saya lama kerja di sini, sudah 3 tahun. Helm saja nggak pernah hilang mas," ujar Wahid.
Wahid yang tinggal di Jalan Milono, tidak begitu jauh dari lokasi kejadian itu sebelum kejadian juga tidak melihat orang bergelagat mencurigakan menghampiri area parkiran. "Saya jaga mulai pagi. Kan tadi hujan, anggap lah aman. Jadi ya saya santai saja. Tidak, tidak ada yang ramai-ramai. Mobil itu juga langganan di sini," ungkap Wahid.
Siangnya, keempat orang di dalam mobil, lantas bergegas meninggalkan rumah makan, menuju ke Mapolsekta Samarinda Kota, Jalan Bhayangkara, untuk melapor. "Ada Rp 150 juta uang yang hilang. Itu uang gaji karyawan," terang Azis (38), pemilik mobil sekaligus uang itu.
Pantauan merdeka.com di lokasi, terlihat Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Kota Ipda Purwanto, bersama jajarannya, melakukan olah TKP. Kawasan rumah makan itu pun berada di pusat kota. Di seberang jalan maupun di sebelah kanan, juga berdekatan dengan 2 kantor bank. Polisi berusaha memeriksa CCTV di sekitar, lantaran rumah makan itu tidak memiliki CCTV.
"Nanti lah ya," kata Purwanto singkat saat ditanya soal kejadian itu.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya