LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Digugat ke MK, Jokowi Sebut Pengangkatan Wamen Sesuai UU

Jokowi mengambil contoh Kementerian BUMN yang menaungi 143 perusahaan. Menurutnya, Menteri BUMN Erick Thohir tentu memerlukan wamen untuk mengawasi ratusan perusahaan tersebut.

2019-11-27 17:43:28
Wakil Menteri
Advertisement

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menanggapi gugatan pengangkatan wakil menteri atau wamen di Mahkamah Konstitusi (MK). Dia menegaskan, pengangkatan wamen sudah sesuai dengan amanat UU. UU yang dimaksud yakni nomor 39 tahun 2018 tentang Kementerian Negara.

"UU-nya kan juga tercantum jelas. Meskipun ada yang gugat, saya kira nggak ada masalah," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11).

Jokowi menepis anggapan bahwa penambahan wamen adalah pemborosan dan bagi-bagi kekuasaan kepada tim sukses Pilpres 2019. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menekankan, wamen sangat diperlukan untuk membantu menteri dalam menjalankan tugas berat.

Advertisement

"Kita ini mengelola negara sebesar 17 ribu pulau, 267 juta jiwa itu tidak mungkin dikerjakan untuk kementerian-kementerian tertentu yang memiliki beban berat. Tentu saja membutuhkan kontrol, pengawasan, butuh cek lapangan," jelasnya.

Jokowi kemudian mengambil contoh Kementerian BUMN yang menaungi 143 perusahaan. Menurutnya, Menteri BUMN Erick Thohir tentu memerlukan wamen untuk mengawasi ratusan perusahaan tersebut.

"Contoh lagi Kementerian Desa. 75 Ribu desa di seluruh Tanah Air hanya ditangani Menteri Desa saja. Siapa yang ngontrol dananya? Siapa yang ngontrol bahwa anggaran sampai? Tujuannya ke sana," sambungnya.

Advertisement

Jokowi meminta publik tak sekadar melihat pemerintah dari sisi jumlah birokrat. Yang terpenting keberadaan birokrat bisa menyelesaikan tugas dan persoalan yang dihadapi bangsa.

"Ini tidak masalah banyaknya dong. Jangan menilai sesuatu dari banyaknya, bandingkan dengan negara-negara yang berpenduduk lebih sedikit, organisasinya seperti apa, efektivitas seperti apa," ucapnya.

Baca juga:
Posisi Wakil Menteri Digugat ke MK
Angela Tanoesoedibjo: Pariwisata Selaras dengan Konservasi Alam Jadi Tantangan Utama
'Banjir' Wakil Menteri di Kabinet Jokowi
Menko Luhut Ungkap Alasan Ahok Ditawari Jabatan di BUMN
Sambangi Menteri Erick Thohir, Ahok Ditawari Jabatan di BUMN
Wacana Penambahan Wakil Menteri di Mata Pengusaha
VIDEO: Cerita Wamendes Datangi Desa Siluman

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.