Usai tengkar di kafe, Arifin ditemukan tewas mengambang di Kalimas
"Kita masih melakukan pendalaman. Saat ini, baru dua saksi yang kita periksa, dan kami masih akan mengumpulkan beberapa saksi lagi untuk mengungkap kasus ini secara pasti," kata Shinto.
Pria bertato yang diketahui bernama M Johan Arifin (37) ditemukan tewas mengambang di Kalimas, Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/1). Arifin merupakan warga Sidosermo, yang tak lain keponakan Siti Mainah, pemilik STNK Yamaha Mio yang ditemukan di saku celana korban.
Ini diungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga usai menggelar olah TKP di tiga lokasi, yang diduga tempat awal terceburnya korban dan terseret arus hingga Kalimas sisi Jalan Simpang Dukuh.
"Kita masih melakukan pendalaman. Saat ini, baru dua saksi yang kita periksa, dan kami masih akan mengumpulkan beberapa saksi lagi untuk mengungkap kasus ini secara pasti," kata Shinto.
Menurutnya, dari keterangan saksi, pada Minggu malam, korban diketahui singgah di salah satu kafe bersama keluarganya. Saat itu, korban yang tengah makan dan minum bersama keluarganya, terlihat tengah bertengkar dengan seseorang. Sedangkan keluarga korban melarikan diri ketika terjadi keributan tersebut.
"Dari saksi yang kita periksa, mengatakan kalau korban terlibat pertengkaran dengan seseorang. Kemudian terlihat ada sekitar 20 orang keluar dan memisah pertengkaran tersebut," jelas Shinto.
Karena masih melakukan pendalaman, Shinto mengaku, pihaknya belum berani berkesimpulan.
"Terkait motif keributan itu, kita belum bisa menyimpulkan. Karena masih melakukan pendalaman. Tentu kita akan meminta saksi-saksi lebih banyak lagi, selain dua saksi yang sudah kita mintai keterangan," jelasnya.
Ditanya soal STNK yang ditemukan di saku korban, Shinto mengatakan, antara korban dengan nama yang tercatat di surat kendaraan Yamaha Mio tersebut masih satu family.
"Korban masih keponakan Ibu Siti Mainah, warga Tenggilis Mejoyo. Korban meminjam nama Ibu Siti Mainah untuk pengajuan kredit (kendaraan)," terangnya.
Shinto menjelaskan, Siti Mainah mengaku pernah kehilangan kendaraan. Tetapi kendaraan yang hilang adalah Yamaha Vega. Sedangkan STNK kendaraan yang ada di saku korban adalah Yamaha Mio.
"Jadi antara STNK yang ditemukan di tubuh korban, memang identik dengan Ibu Siti Mainah. Tapi obyek kendaraan berbeda. Kendaraan korban Yamaha Mio, sedang kendaraan Ibu Siti Mainah yang hilang adalah Yamaha Vega," pungkas Shinto.
Baca juga:
Mayat tanpa identitas korban pembunuhan ditemukan di kebun sawit
Penemuan tengkorak manusia bikin geger warga Cikarang
Sopir travel tewas saat antre keluar parkir dari bandara di Bali
Diduga dikeroyok, petugas damkar Palembang tewas mengenaskan
Pria ditemukan tewas dengan bra di kebun tebu buruh pabrik plastik