Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Diduga dikeroyok, petugas damkar Palembang tewas mengenaskan

Diduga dikeroyok, petugas damkar Palembang tewas mengenaskan Ilustrasi Mayat. ©2015 Merdeka.com/Angeline Agustine

Merdeka.com - Diduga menjadi korban pengeroyokan, Gusbandi (38) ditemukan tewas mengenaskan di sebuah gubuk tempat penjualan bunga di Jalan Gubernur H Bastari, Jakabaring, Palembang, Selasa (27/12) malam. Diketahui, korban sehari-hari bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Kota Palembang.

Informasi dihimpun, mayat korban pertama kali ditemukan oleh adiknya, Hendra Saputra (22) dan Eka Wardinata (42) saat mencari korban di tambak ikan tak jauh dari lokasi. Kedua saksi kaget melihat barang-barang di dalam gubuk berantakan dan ditemukan banyak pecahan botol minuman keras.

Keduanya kembali dibuat ketakutan lantaran di sekitar pecahan botol miras itu terdapat ceceran darah. Penasaran, mereka membuntuti ceceran darah itu dan akhirnya menemukan jasad korban tergeletak di semak-semak belakang gubuk.

Di tubuh korban terdapat banyak luka tusuk dan terparah luka di dada dan kepala. Untuk mengetahui penyebabnya, jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel.

Dari identitas yang ditemukan di lokasi, korban adalah warga Perumahan Ogan Permata Indah, Blok C, Nomor 41, RT 37 RW 15, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan mengambil keterangan para saksi. Dugaan sementara, korban tewas akibat dikeroyok sejumlah orang lantaran ditemukan banyak luka dan TKP berantakan.

"Diduga meninggal dunia akibat tindak pidana 170 (pengeroyokan). Korban adalah petugas damkar," ungkap Maruly, Rabu (28/12).

Dari pengakuan saksi, selama ini korban tidak memiliki musuh. Hanya saja, beberapa hari sebelumnya, barang korban di tambak ikan itu pernah dicuri orang.

"Dari hasil visum ditemukan 16 luka tusuk. Kasus ini akan kita selidiki untuk mengungkap pelakunya," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP