Diduga Keracunan Gas Beracun, 4 Pekerja Kapal Tongkang di Tanjung Emas Tewas
Keempat jenazah korban yang berada di ruang palka kapal langsung dievakuasi dan bermula ketika keempat pekerja tersebut mulai bekerja sejak Minggu siang (28/7).
Empat pekerja yang sedang memperbaiki kapal tongkang Zulkifli 2 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, meninggal dunia pada Senin dini hari saat bekerja. 4 pekerja itu diduga akibat menghirup gas beracun.
Kepala Badan SAR Nasional Jawa Tengah, Aria Sofingi, membenarkan tewasnya empat pekerja perusahaan doking kapal PT Kodja Bahari tersebut. Keempat jenazah korban yang berada di ruang palka kapal langsung dievakuasi dan bermula ketika keempat pekerja tersebut mulai bekerja sejak Minggu siang (28/7).
"Sampai sore hari ternyata tidak ada kabar dari keempat orang tersebut," kata Aria seperti dilansir Antara, Senin (29/7).
Mandor pekerja, lanjut dia, kemudian memerintahkan para pegawai yang lain untuk mencari. "Ketika dicari di ruang palka, empat pekerja ini sudah dalam kondisi tergeletak," tambahnya.
Aris belum bisa menjelaskan asal gas beracun yang menewaskan keempat pekerja tersebut. Tim evakuasi juga harus menggunakan alat bantu napas untuk mengevakuasi korban yang berada di ruang palka dengan kedalam 5 meter itu.
Adapun identitas keempat korban tewas tersebut masing-masing Mardjiono warga Bekasi, Jawa Barat serta Lamani, Nur Huda dan Jadi masing-masing warga Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali.
Baca juga:
Diduga Hirup Gas Beracun, 2 Pemuda di Purwakarta Tewas di Dalam Sumur
Keracunan Bensin, Sopir Pertamina Pingsan di Dalam Mobil Tangki
Satu Keluarga di Palembang Keracunan Asap Genset, Bocah SD Tewas
Diduga Keracunan Karbon Monoksida dari Genset, 3 Warga Kukar Tewas
Gas amonia menyebar, posko kesehatan PT Pusri terima 854 pasien