LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diduga bantu tahanan kabur, Kamal tewas dihajar sipir

Dua dari lima sipir jadi tersangka penganiayaan.

2015-04-28 14:47:23
penganiayaan
Advertisement

Narapidana Jufri Kamal tewas dihajar sipir Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Timika, Papua. Peristiwa ini terjadi lantaran diduga Kamal ikut membantu kaburnya tahanan. Kepolisian Resor Mimika akhirnya menahan lima petugas sipir terkait kasus penganiayaan yang terjadi hari Jumat (24/4).

Kasat Reserse dan Kriminal Polres Mimika AKP Galih Wardani kepada Antara mengatakan, dari lima sipir tersebut dua di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu BF dan EW. Adapun tiga sipir lainnya sedang didalami keterlibatan mereka.

"Kami masih terus lakukan penyelidikan dan penyidikan," jelas Galih.

Sementara itu Kalapas Kelas IIB Timika Usman menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini ke Polres Mimika. "Untuk para anggota saya yang melakukan tindakan itu sekarang sudah diamankan. Saya serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Saya cuma menyayangkan tindakan pegawai saya yang terlalu berlebihan," kata Usaman.

Jufri Kamal merupakan narapidana kasus pelecehan seksual terhadap anak berusia dua tahun.
Dia divonis penjara 10 tahun oleh majelis hakim PN Timika, namun baru menjalani masa tahanan lima bulan.

Usman mengatakan kasus penganiayaan tersebut ada kaitannya dengan peristiwa kaburnya tiga napi dari Lapas Timika pada sekitar pertengahan April 2015. Atas peristiwa itu, Usman memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pencarian.

"Pada hari Rabu (22/4) malam, anak-anak lakukan pencarian mulai dari jam 9 malam sampai esok paginya, namun tidak menemukan tiga napi yang kabur tersebut. Sampai di Pelabuhan Paumako, mereka mendapat informasi bahwa ada warga binaan lain yang membantu kaburnya ketiga napi tersebut melalui kontak telefon seluler," tutur Usman.

Merasa kecewa dengan tindakan tersebut, para sipir menggeledah semua barang napi Lapas Timika. Dari hasil penggeledahan itu ditemukan beberapa Hp dan salah satu telepon berisi pesan singkat yang mengarah pada kaburnya ketiga napi tersebut.

Peristiwa itulah yang memicu kemarahan sejumlah sipir Lapas Timika, sehingga menganiaya Jufri hingga babak belur pada Kamis (23/4) malam. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Timika, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Jumat (24/4) siang.(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.