LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dicopot SBY dari Kasad, Budiman jadi komisaris PLN di era Jokowi

Budiman mulai menjabat komisaris PT PLN sejak akhir tahun 2014 lalu.

2015-01-09 17:15:05
PLN
Advertisement

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal (purn) Budiman di era pemerintahan Joko Widodo diberi posisi empuk menjadi komisaris PT PLN. Budiman mulai menjabat komisaris PT PLN sejak akhir tahun 2014 lalu.

"Ya benar, sekarang saya komisaris PLN," kata Budiman kepada merdeka.com, Jumat (9/1).

Ada cerita menarik soal pergantian Kepala Staf TNI AD di akhir masa jabatan SBY ini. Dulu Pria lulusan terbaik Akabri tahun 1978 itu dicopot Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebelum masa jabatan Kasad berakhir.

Kala itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengganti Kepala Staf TNI AD Jenderal Budiman saat sedang panas-panasnya situasi pemilihan presiden. Sebelumnya SBY juga mengeluarkan statement ada jenderal yang ditarik-tarik politikus dari kubu tertentu.

"Bahkan ditambahkan, tidak perlu mendengar presiden kalian, kan itu kapal karam yang udah mau tenggelam, berhenti, lebih baik cari kapal baru yang tengah berlayar dan matahari bersinar," kata SBY tahun lalu.

Pemberhentian Budiman ini sempat menuai tanda tanya. Namun Panglima TNI dan Budiman pun menepisnya.

Budiman membantah bila dirinya pernah mengatakan pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ibarat kapal karam sehingga patut ditinggalkan.

"Tidak pernah sama sekali (membuat pernyataan SBY kapal karam)," kata Jenderal Budiman di Jakarta, Senin (22/7/2014) lalu.

Menurutnya hal tidak kesatria seperti itu tak mungkin dilakukannya. Budiman pun menepis berbagai isu terkait dengan pemberhentian dirinya yang dilakukan menjelang penetapan hasil rekapitulasi KPU.

Dalam pergantian dirinya, tidak ada masalah yang menjadi latar belakang. Semua berjalan sesuai dengan prosedur, yakni dilakukan menjelang masa pensiun.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko pun memberikan keterangan serupa. Kata Moeldoko tak ada muatan politis di balik pergantian komandan Angkatan Darat itu. Bukan pertama kali seorang kepala staf angkatan diberhentikan sebelum masa pensiun.

Baca juga:
Kementan dan TNI AD kerja sama menuju swasembada pangan
Pasukan elite Batalyon 303 Raider dikirim ke Papua & Papua Barat
Aksi pasukan Infanteri 303 Raider sebelum berangkat ke Papua
TNI AD dan nelayan ikut bantu proses evakuasi AirAsia QZ8501
Serda Erik, anggota Polisi Militer TNI AD masuk Islam di Aceh
Anggota TNI AD masuk Islam di Masjid Baiturahman Aceh

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.