LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dianiaya Teman Sekolah, Siswa SMK di Jember Tewas

Kasus kekerasan di dunia pendidikan kembali terjadi. Seorang pelajar kelas X di SMKN 2 Jember, tewas diduga akibat dianiaya temannya, Selasa (23/8) lalu.

2022-08-24 08:55:04
penganiayaan
Advertisement

Kasus kekerasan di dunia pendidikan kembali terjadi. Seorang pelajar kelas X di SMKN 2 Jember, tewas diduga akibat dianiaya temannya, Selasa (23/8) lalu.

Dua pejabat Dinas Pendidikan Jatim saat dikonfirmasi sempat memberikan keterangan yang berbeda terkait kejadian itu.

Kabid SMK/SMA Dinas Pendidikan Jatim Cabang Jember M Khotib saat dikonfirmasi membantah ada peristiwa pemukulan. Namun, ia membenarkan ada pelajar yang meninggal akibat permasalahan dengan rekannya.

Advertisement

"Tidak ada kontak fisik. Hanya ucapan saja, dibentak. Diduga korban ada riwayat penyakit (jantung) dan meninggal. Ini berdasarkan informasi yang saya dapat dari kepala sekolahnya," tutur Khotib.

Keterangan berbeda disampaikan atasan Khotib, yakni Kepala Dinas Pendidikan Jatim Cabang Jember Mahrus Syamsul. Ia membenarkan ada kontak fisik atau pemukulan yang diduga dilakukan pelaku kepada korban. Motif konflik dua siswa pria tersebut diduga karena masalah pribadi.

"Informasi yang saya dapat dari kepala sekolahnya, ada bekas luka di bagian leher korban. Mereka sama-sama kelas X. Kalau korban selama ini dikenal sebagai anak baik-baik dan bertubuh kecil," tutur Mahrus.

Advertisement

Sementara terduga pelaku dikenal sebagai pelajar dengan riwayat buruk dan diduga pernah menggunakan narkoba. "Ya seperti itu memang informasi yang kami terima (pernah menggunakan narkoba)," papar Mahrus.

Sudah Ditangani Polisi

Peristiwa kekerasan itu terjadi di lingkungan sekolah pada Selasa (23/08) siang, sekitar pukul 12:00 WIB saat jam pelajaran sekolah. "Di halaman sekolah," jelas Mahrus.

Setelah dipukul, korban sempat dirawat di UKS. Namun karena kondisinya memburuk, korban dilarikan ke RSD dr Soebandi Jember. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong.

"Terduga pelaku sempat menghilang setelah peristiwa tersebut. Tetapi sorenya sudah berhasil ditemukan," papar Mahrus.

Kasus ini sudah ditangani kepolisian. "Sehingga pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib," pungkas Mahrus.

Pantauan merdeka.com , aktivitas belajar mengajar di SMKN 2 Jember pada Rabu (24/8) masih berjalan normal. Namun Dinas Pendidikan Jatim sempat mengumpulkan para guru dan murid untuk diberi pengarahan tertutup.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.