LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Di Lamongan, Mensos Khofifah sapa puluhan mantan napi teroris

Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) di Lamongan, Jawa Timur. YLK didirikan oleh mantan isntruktur bom Jamaah Islamiyah, Ustaz Ali Fauzi, yang juga saudara kandung pelaku bom Bali jilid satu, Amrozi bin Nurhasyim.

2017-08-21 02:30:00
Khofifah Indar Parawansa
Advertisement

Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa mengunjungi Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) di Lamongan, Jawa Timur. YLK didirikan oleh mantan isntruktur bom Jamaah Islamiyah, Ustaz Ali Fauzi, yang juga saudara kandung pelaku bom Bali jilid satu, Amrozi bin Nurhasyim.

Di YLK, ada puluhan mantan narapidana teroris, termasuk anak kandung Amrozi, Zulia Mahendra. Sebelum mendapat binaan dari sang paman, sembilan tahun Zulia menyimpan dendam pada negaranya karena telah mengeksekusi mati ayahnya pada 2008 silam.

Dan berkat binaan Ali Fauzi di YLK, pria 32 tahun itu kembali kepangkuan NKRI. Tanggal 17 Agustus 2017 kemarin, dia juga ditunjuk menjadi salah satu pengibar bendera pada upacara peringatan HUT RI ke-72 di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro.

"Jadi saya hadir di sini, untuk membangun silaturahmi dengan keluarga besar Yayasan Lingkar Perdamaian, dan komandannnya adalah Ustaz Ali Fauzi, saya berharap sapaan ini akan meberikan perlindungan-perlindungan sosial yang lebih kongkrit, lebih subtantif," terang Khofifah di hadapan para eks kombatan teroris yang hadir.

Perlindungan-perlindungan sosial yang dimaksut Khofifah adalah, kebutuhan sekolah anak-anak para eks napiter dengan memberi Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kemudian Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Indonesia Sejahtera (KIS) untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Hal-hal seperti ini menjadi penting untuk kita komunikasikan, supaya pemenuhan perlindungan sosial kepada mereka yang sebelumnya, mungkin, kita mengenal mereka eks napi teroris atau merek eks kombatan dan seterusnya," ungkap menteri yang juga Ketum PP Muslimat NU ini.

"Hari ini mereka bersama-sama kita, menempatkan bahwa Indonesia adalah rumah besar kita. Maka, kita semua tentu punya kewajiban untuk membangun ketenangan, kenyamanan, dan penuh kasih sayang," sambungnya.

Sementara Ali Fauzi mengatakan, YLK yang didirikannya pada 2016 lalu, memiliki program-program pembinaan, yang diharapkan bisa membangun kembali Indonesia sebagai bagian dari rumah mereka, para eks napiter.

"Ada dua poin yang saya sampaikan. Program-program kita ke depan, berawal dari harapan, saya menginginkan Indonesia bagian dari rumah mereka. Karena itu rumah, maka wajib dirawat, wajib dijaga, dan dibersihkan. Caranya dengan membentuk bersama-sama supaya rumah itu bisa terwujud rumah yang sakinah mawaddah warohmah," katanya.

Baca juga:
Hadir di HUT ke-3 Projo Jatim, Khofifah didoakan jadi gubernur
Setelah kiai-kiai NU, giliran Muhammadiyah dukung Khofifah
Khofifah minta jangan memecah belah kiai buat Pilgub Jatim
Tunggu momen ini, Khofifah baru lapor presiden maju Pilgub Jatim
Kunker Jokowi ke Jember dinilai untuk 'check sound' Pilgub Jatim
Politikus NasDem sebut 5 partai siap usung Khofifah di Pilgub Jatim

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.