Di Kabupaten Cirebon, Klaster Keluarga Covid-19 Mendominasi
Penemuan klaster keluarga kata Enny, setelah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, melakukan penelusuran terhadap kontak erat pasien sebelumnya.
Klaster keluarga mendominasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Sejauh ini, sudah 36 warga di sana terkonfirmasi positif Covid-19.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Enny Suhaeni.
"Klaster keluarga saat ini mendominasi pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon," kata Enny di Cirebon, Rabu (11/11) seperti diberitakan Antara.
Menurutnya data pada Rabu (11/11) terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 36 orang dan dari jumlah tersebut terbanyak merupakan klaster keluarga.
Penemuan klaster keluarga kata Enny, setelah Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, melakukan penelusuran terhadap kontak erat pasien sebelumnya.
"Ini merupakan hasil 'tracing' dari kasus sebelumnya," tutur Enny.
Enny menambahkan adanya penambahan 36 kasus terkonfirmasi positif, maka saat ini total warga yang terpapar virus corona baru menjadi 1.457. "Dengan perincian 409 dalam perawatan, 956 sembuh dan 92 meninggal dunia," katanya.
Sementara Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon Nanan Abdul Manan mengatakan masih mencari tempat isolasi untuk mereka yang tidak mengalami gejala, akan tetapi masih belum menemukan sesuai anggaran.
"Kita masih terus mencari tempat atau hotel yang mau bekerja sama. Karena ketika ada harganya yang tidak masuk di kita," katanya.
Baca juga:
40 Penghuni Ponpes di Bojongsari Depok Positif Covid-19
Saran Ahli Epidemiologi Cegah Kasus Covid-19 Meningkat Usai Pilkada 9 Desember
3 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Kemenkum HAM Sulbar Ditutup Sepekan
Hati-Hati, Merokok Tingkatkan Risiko Terpapar Covid-19
Update 11 November: Kasus Positif Covid-19 Bertambah 3.770, Total Jadi 448.118
Kemenag: 13 Jemaah Umrah Indonesia Positif Covid-19