Di-bully di Twitter, Lulung doakan semoga Allah yang membalas
"Semoga Allah yang membalasnya. Saya enggak ngerti," ujar Lulung.
Kisruh yang terjadi di Kementerian Dalam Negeri saat rapat mediasi kemarin, Kamis (5/3), membuat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana terkenal.
Sebab dalam video yang diunggah ke Youtube menunjukkan kemarahan politikus PPP ini, bahkan #savehajilulung menjadi trending topic di Twitter.
Abraham atau akrab disapa Lulung mengungkapkan, dia tidak dapat membalas pengguna media sosial twitter. Untuk itu dia hanya mendoakan mereka yang menggunakan #savehajilulung hingga akhirnya menjadi trending topic.
"Semoga Allah yang membalasnya. Saya enggak ngerti," ujarnya di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).
Sebelumnya, Lulung menjadi sasaran bully para netizen karena sikapnya yang selama ini selalu bermusuhan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Hashtag #SaveHajiLulung muncul setelah peristiwa rapat mediasi antara Ahok dan DPRD DKI berakhir panas pada Kamis (5/3).
Apalagi, Lulung saat diwawancara, salah menyebut UPS (uninterruptible power supply) dengan USB (flash drive). Hal inilah yang langsung disambar netizen dan dijadikan olok-olokan yang berlangsung sejak Kamis malam. Pengadaan UPS merupakan proyek yang dipermasalahkan Ahok dalam APBD DKI 2015.
Puncaknya pada Jumat (6/3) siang. Hashtag #SaveHajiLulung bahkan menjadi trending topic dunia. Jenis olok-olokannya pun semakin beragam. Dari hanya kicauan di Twitter, berubah menjadi meme yang semakin viral Instagram, Path, dan Facebook.
"Kalau Haji Lulung ngenet dan ketemu Internet Sehat, Internet Sehat langsung memblokir dirinya sendiri. #SaveHajiLulung" tulis akun @TolkienAddict.
Baca juga:
Haji Lulung: saya bukan malaikat & bukan Tuhan, makanya saya berani
Haji Lulung: Saya harus punya Twitter biar enggak jadul
Jadi trending topic dunia, Lulung ucapkan terima kasih
Lawan DPRD, Ahok banjir pujian dari wali kota sampai menteri
Ahok dan DPRD sama-sama bicara kasar, mana politik santunnya?
Ribut dengan Ahok, Haji Lulung jadi olok-olokan hingga mendunia