Dewa United Telan Kekalahan Perdana di BCL Asia-East, Tetap Puncaki Grup A
Meskipun menelan kekalahan perdana dalam ajang BCL Asia-East 2026 dari Johor Southern Tigers, Dewa United Banten masih kokoh di puncak klasemen Grup A. Bagaimana mereka bisa bangkit di laga selanjutnya?
Dewa United Banten harus mengakui keunggulan tuan rumah Johor Southern Tigers dalam laga lanjutan Basketball Champions League (BCL) Asia-East 2026 pada Kamis, 16 April 2026. Pertandingan yang berlangsung sengit di Johor Bahru, Malaysia, tersebut berakhir dengan skor tipis 87-90 untuk kemenangan tim lawan.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi skuad asuhan pelatih Agusti Julbe di turnamen regional tersebut. Meskipun demikian, hasil ini tidak menggoyahkan posisi Dewa United di puncak klasemen sementara Grup A.
Dengan torehan tiga kemenangan dan satu kekalahan, Dewa United Banten masih memimpin grup dengan total tujuh poin. Posisi mereka tetap aman menjelang pertandingan-pertandingan krusial berikutnya dalam turnamen BCL Asia-East ini.
Awal Laga yang Berat bagi Dewa United Banten
Dewa United Banten mengawali pertandingan dengan performa yang kurang meyakinkan, terlihat lambat dalam menemukan ritme permainan mereka. Sejak peluit awal dibunyikan, mereka kesulitan untuk mengejar perolehan poin dari tim tuan rumah Johor Southern Tigers. Situasi ini membuat Dewa United berada di bawah tekanan sejak menit-menit pertama pertandingan.
Meskipun sempat unggul tipis 4-3 berkat kontribusi dua poin dari Troy Gillenwater, momentum tersebut tidak bertahan lama. Johor Southern Tigers segera mengambil alih kendali permainan dan memperlebar jarak poin secara signifikan. Dewa United bahkan sempat tertinggal jauh 18-33 satu menit sebelum kuarter pertama berakhir.
Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan telak 37-18 untuk Johor Southern Tigers, menandakan awal yang sulit bagi Dewa United Banten. Kesenjangan poin yang cukup lebar ini menjadi tantangan besar bagi tim untuk bisa membalikkan keadaan. Pelatih Agusti Julbe perlu merancang strategi baru untuk kuarter berikutnya.
Kebangkitan di Kuarter Kedua dan Ketiga
Situasi pertandingan mulai berubah drastis memasuki kuarter kedua, di mana Dewa United menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang signifikan. Dengan mengandalkan kekuatan big man Joshua Ibarra dan Troy Gillenwater, serta kepiawaian point guard DJ Cooper, tim mampu keluar dari tekanan. Koordinasi tim mulai membaik, menghasilkan serangan-serangan yang lebih efektif.
Diawali dengan tembakan tiga poin krusial dari Dio Saputra, Dewa United secara perlahan mulai mengejar ketertinggalan poin dari Johor. Joshua Ibarra kemudian membawa Dewa United semakin mendekat dengan skor 46-52 melalui lemparan bebasnya. Pertahanan rapat yang diterapkan Dewa United juga menyulitkan pergerakan lawan.
Hasil dari kerja keras tersebut, Dewa United berhasil menutup babak pertama hanya dengan selisih dua poin, 54-56, sebuah pencapaian luar biasa setelah tertinggal jauh. Setelah jeda, Dewa United tidak mengendurkan tekanan dan bahkan mampu memimpin 65-62 lewat aksi Joshua Ibarra. Momen ini menunjukkan semangat juang tinggi dari tim.
Performa Individu dan Laga Selanjutnya Dewa United
Meskipun menelan kekalahan, beberapa pemain Dewa United menunjukkan performa individu yang menonjol dalam pertandingan ini. DJ Cooper menjadi salah satu pemain paling mencolok dengan catatan double-double yang impresif. Ia berhasil menyumbangkan 18 poin, 13 assist, dan tujuh rebound, membuktikan perannya sebagai motor serangan tim.
Pendulang poin terbanyak untuk Dewa United pada laga tersebut adalah Dio Tirta Saputra, yang berhasil mencetak 19 poin. Selain itu, ia juga menambahkan dua rebound dan satu assist, menunjukkan kontribusi ofensif yang signifikan. Joshua Ibarra dan Troy Gillenwater juga tidak kalah penting, masing-masing menyumbangkan 16 poin bagi tim.
Di sisi lawan, forward Johor Southern Tigers, Scottie Lewis, tampil gemilang dengan raihan 30 poin, lima rebound, dan tiga assist, menjadi ancaman utama bagi pertahanan Dewa United. Penampilan apik para pemain ini membuat pertandingan semakin menarik untuk disaksikan.
Dewa United Banten akan kembali menghadapi Johor Southern Tigers pada Kamis, 30 April 2026, di Bangkok, Thailand, dalam laga lanjutan Grup A. Keesokan harinya, Jumat, 1 Mei 2026, Dewa United akan menantang tuan rumah Hi-Tech. Pertandingan-pertandingan ini akan menjadi penentu posisi akhir Dewa United di grup BCL Asia-East.
Sumber: AntaraNews