Dewa United Banten Kembali Juara! Pertahankan Gelar Elite Pro Championship 2025 Setelah Kalahkan Pacific Caesar Junior
Dewa United Banten sukses mempertahankan gelar Elite Pro Championship (EPC) 2025 usai menundukkan Pacific Caesar Junior, menegaskan dominasi mereka di kancah basket nasional.
Dewa United Banten kembali menorehkan sejarah gemilang di kancah bola basket nasional, sukses mempertahankan gelar juara Elite Pro Championship (EPC) 2025. Kemenangan ini diraih setelah menundukkan Pacific Caesar Junior dengan skor akhir 57-44 dalam laga final yang penuh tensi.
Laga penentu tersebut digelar di Dewa United Arena, Tangerang, pada hari Sabtu, 09 November. Hasil ini memastikan dominasi tim muda Dewa United selama dua musim berturut-turut, menyapu bersih dua pertandingan final yang menggunakan format best of three.
Keberhasilan ini tidak hanya menegaskan kekuatan tim, tetapi juga menampilkan performa luar biasa dari para pemain muda yang penuh dedikasi. Perjuangan keras tim Dewa United membuahkan hasil manis di hadapan para pendukungnya yang memadati arena. Gelar juara ini menjadi bukti konsistensi dan strategi jitu mereka di kompetisi EPC.
Pertahanan Gelar Juara EPC 2025 Lewat Performa Agresif
Pertandingan final antara Dewa United Banten dan Pacific Caesar Junior dimulai dengan sangat hati-hati, di mana kedua tim saling menjaga ritme permainan. Strategi defensif yang ketat dari kedua belah pihak membuat perolehan angka berjalan lambat pada kuarter awal. Dewa United hanya mampu unggul tipis 13-12 pada kuarter pertama, menunjukkan betapa ketatnya persaingan.
Keunggulan tipis tersebut berlanjut hingga akhir kuarter kedua, dengan Dewa United Banten menutup paruh pertama pertandingan dengan skor 28-26. Skor yang sangat dekat ini mencerminkan intensitas tinggi dan determinasi kedua tim untuk meraih gelar juara EPC 2025.
Namun, setelah jeda halftime, tim asuhan pelatih Ramiro Diaz menunjukkan perubahan strategi yang signifikan. Mereka tampil lebih agresif dalam menyerang dan semakin solid dalam bertahan, mengubah jalannya pertandingan. Transisi cepat dari pertahanan ke serangan efektif membuat Pacific Caesar Junior kesulitan menemukan celah untuk mencetak angka.
Dengan pertahanan yang kokoh dan serangan yang efektif, Dewa United berhasil memperlebar jarak poin secara signifikan. Mereka unggul 43-32 pada akhir kuarter ketiga, membangun momentum kemenangan yang kuat. Keunggulan ini terus dipertahankan hingga akhirnya Dewa United mengunci kemenangan dengan skor akhir 57-44, memastikan gelar juara EPC 2025 tetap di tangan mereka.
Kennie Elbert Kristanto Dinobatkan sebagai MVP Finals
Salah satu pilar utama di balik keberhasilan Dewa United Banten mempertahankan gelar juara EPC 2025 adalah performa gemilang Kennie Elbert Kristanto. Ia tampil sangat konsisten dan krusial sepanjang dua pertandingan final, memberikan kontribusi signifikan di setiap momen penting.
Dalam laga kedua final, Kennie Elbert Kristanto mencatatkan statistik impresif yang menegaskan dominasinya di lapangan. Ia membukukan 12 poin, delapan rebound, dan empat assist, menunjukkan kemampuan all-around yang luar biasa. Atas performa cemerlang ini, Kennie Elbert Kristanto dinobatkan sebagai Pemain Terbaik (MVP) Finals Elite Pro Championship 2025.
Selain Kennie, pemain lain seperti Radithyo Wibowo juga menunjukkan performa yang patut diacungi jempol. Radithyo berhasil mencetak double-double dengan 16 poin dan 10 rebound, menjadi salah satu motor serangan tim. Elang Satria Rajendra Dewanto turut menyumbang 12 poin dan sembilan rebound, melengkapi kekuatan tim Dewa United.
Dari kubu Pacific Caesar Junior, Paschal Christopher Daniel Tansil menjadi pencetak angka terbanyak dengan performa yang tak kalah apik. Ia mengemas 12 poin dan 10 rebound, juga mencatatkan double-double untuk timnya. Nathaniel William Saragih menambahkan 11 poin, enam rebound, dan lima assist, menunjukkan perlawanan sengit dari Pacific Caesar Junior meskipun harus mengakui keunggulan lawan.
Sumber: AntaraNews