LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Deteksi Covid-19, Terminal Rajabasa Gunakan GeNose

Herri menerangkan, yang menjadi kendala dalam penggunaan alat GeNose ini yakni kantong udara yang digunakan untuk pengecekan saat ini hanya diberi 300 buah.

2021-04-17 01:02:00
GeNose
Advertisement

Terminal Induk Rajabasa di Bandarlampung, Provinsi Lampung, segera menggunakan GeNose C19 kepada pelaku perjalanan di terminal ini dan akan melakukan perjalanan penyeberangan melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, guna mendeksi dini Covid-19.

"Tentunya kami bersyukur mendapat bantuan alat GeNose C19 dari pemerintah pusat, karena hal ini bisa membantu deteksi dini Covid-19 kepada pelaku perjalanan," kata Kepala Terminal Induk Rajabasa Herri Indarto, di Bandarlampung, Jumat (16/4).

Ia mengatakan bahwa pelaku perjalanan yang akan menjadi prioritas mendapatkan tes GeNose C19, yakni mereka yang dianggap rentan terpapar Covid-19, seperti anak-anak atau pun orang lanjut usia.

Advertisement

"Kami random saja memeriksanya, tapi prioritas anak-anak dan lanjut usia," jelasnya.

Herri menjelaskan, hasil deteksi dini Covid-19 menggunakan alat GeNose ini dapat diketahui dalam waktu dua menit, dan tingkat keakuratannya mencapai 90 persen.

"Sekali lagi ini untuk deteksi dini Covid-19. Jadi nanti sebelum diperiksa pelaku perjalanan akan diminta puasa dahulu 30 menit sebelum dilakukan tes dengan GeNose," terangnya seperti dilansir dari Antara.

Advertisement

Dia menambahkan, hasil tes dengan alat GeNose ini hanya berlaku selama 1x24 jam, sehingga tidak bisa dipakai untuk keperluan lainnya.

"Jadi bila deteksinya negatif atau sebaliknya mereka pun bisa melakukan tes ulang dengan GeNose lagi atau pun dengan rapid test atau PCR untuk memastikannya," ungkapnya.

Namun begitu, Herri menerangkan, yang menjadi kendala dalam penggunaan alat GeNose ini yakni kantong udara yang digunakan untuk pengecekan saat ini hanya diberi 300 buah.

"Yang jadi pertanyaan itu di apotek apakah ada atau tidak kantong udara," tutupnya.

Pada sisi lain, dia pun mengatakan bahwa pihaknya belum akan melakukan penutupan terminal atau penyekatan kendaraan karena masih menunggu arahan selanjutnya dari pemerintah pusat.

Baca juga:
Bandara H.AS. Hanandjoeddin Belitung Mulai Deteksi Penumpang pakai GeNose C19
Peneliti UGM Nilai GeNose Tetap Bisa Digunakan Masyarakat yang Berpuasa
Kepala Terminal Palembang Sebut Terjadi Peningkatan Penumpang Menuju Pulau Jawa
Menhub Budi: Layanan Tes GeNose Tersedia di Terminal Bus Tipe A
Mulai Hari ini, Terminal Tirtonadi Solo Mulai Tes GeNose Acak ke Penumpang
Epidemiolog Kritik Penggunaan GeNose: Tak Pernah Dapat Izin Kemenkes

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.