LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Demokrat pertanyakan bukti transfer yang buat Putu jadi tersangka

Lazimnya dalam OTT yang menyerahkan uang dan menerima uang tertangkap secara langsung.

2016-06-29 22:21:35
KPK tangkap anggota DPR
Advertisement

Partai Demokrat mempertanyakan aksi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kadernya, I Putu Sudiartana oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyebabnya, KPK hanya memiliki bukti transfer sebagai untuk menetapkan Putu sebagai tersangka kasus suap.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan meminta KPK menjelaskan terkait penangkapan ini. "Kami harap dalam 1-2 hari KPK bisa memberi penjelasan," katanya di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (29/6).

Pernyataan serupa juga disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik. Dia mengungkapkan, keganjilan dari penjelasan KPK terkait OTT yang dilakukan.

Karena, menurutnya, lazimnya dalam OTT yang menyerahkan uang dan menerima uang tertangkap secara langsung. "Kami tidak melihat kejadian yang dimaksud sebagai lazimnya OTT selama ini. Biasanya OTT itu clear," ujarnya.

Dia menyayangkan lemahnya pernyataan KPK yang bisa berimplikasi buruk terhadap KPK sendiri, karena publik akan mempertanyakan hal tersebut.

"Kami bahkan bisa menyebutkan, ini pernyataan yang paling lemah, mengenai OTT sepanjang KPK berdiri," tegasnya.

Baca juga:
KPK belum mengendus uang suap diterima Putu mengalir ke Demokrat
Demokrat heran KPK tak jelaskan kronologi penangkapan kadernya
Suap untuk Putu Sudiartana ditransfer tiga kali, jumlah Rp 500 juta
Demokrat pecat Putu Sudiartana dari semua jabatan di partai
Begini kronologi KPK tangkap anggota DPR Putu Sudiartana
Ini barang bukti KPK hasil OTT I Putu Sudiartana

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.