Demo di DPR dan MPR, mahasiswa minta Jokowi cari dalang pemecah NKRI
Demo di DPR dan MPR, mahasiswa minta Jokowi cari dalang pemecah NKRI. Para demonstran membawa segala atribut dan juga bendera merah menuntut Presiden Joko Widodo agar menyelesaikan perpecahan di Indonesia.
Forum Mahasiswa Indonesia (FMI) melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR dan MPR, Jakarta Pusat. Para demonstran membawa segala atribut dan juga bendera merah menuntut Presiden Joko Widodo agar menyelesaikan perpecahan di Indonesia.
Pantauan merdeka.com di lokasi, massa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Pusaka. Satu mobil komando mengawal para massa disediakan dengan alat soundsystem.
"Jangan lupa dengan sejarah, ketika Soekarno dan Hatta mendirikan negara tidak memikirkan agama dan RAS. Tapi memikirkan NKRI," kata orator di atas mobil komando, Sabtu (20/5).
Massa yang didominasi oleh pria ini tetap semangat meskipun panas terik matahari. Massa berjumlah puluhan ini berdiri di depan Gedung DPR/MPR, dengan dijaga oleh kepolisian.
"20 Mei tonggak bangsa kita melalui bung Tomo yang rela untuk Indonesia. Mencetak pemuda-pemuda yang cerdas berantas idealisme di negara ini," katanya.
Dalam demo ini, massa meminta tiga poin dalam menyikapi hati kebangkitan Nasional.
1. Pemerintah tidak mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
2. Cari dan usut sampai tuntas sumber perpecahan bela bangsa.
3. Meminta kepada perwakilan rakyat untuk memberikan masukan kepada pemerintah dalam hal pemecah belah bangsa untuk segera dihentikan.
Baca juga:
Demo Harkitnas di Makassar, aktivis minta TNI mengkudeta Jokowi-JK
Sebelum longmarch ke Komnas HAM, alumni 212 Jumatan di Sunda Kelapa
Gusar Presiden Jokowi lihat masyarakat masih saling menghujat
Polri siaga Aksi Cabut Mandat Jokowi saat Harkitnas 20 Mei
Pengawal Erdogan hajar pendukung Kurdi diminta ditangkap
Jokowi gregetan masyarakat Indonesia masih senang saling hujat
Ratusan sopir taksi Solo ancam sweeping Uber yang dianggap ilegal