Datangi Mabes Polri, Ruhut Sitompul yakin Ahok tak bersalah
Ruhut mengatakan, Ahok membuktikan diri sebagai warga negara yang paham dan taat hukum. Sudah dua kali Ahok diperiksa Bareskrim. Ruhut meyakini penyidik kepolisian akan bekerja secara profesional dalam penuntasan kasus ini.
Politisi Partai Demokrat yang juga juru bicara tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut dua Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul menyambangi Markas Besar Kepolisian RI, Senin (7/11). Ruhut datang untuk memberikan dukungan kepada Gubernur non aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang tengah menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penistaan agama.
Ruhut mengatakan, Ahok membuktikan diri sebagai warga negara yang paham dan taat hukum. Sudah dua kali Ahok diperiksa Bareskrim.
"Pak Ahok patuh hukum, waktu Buni Yani menyampaikan video itu ke mana-mana, Pak Ahok dengan kesadaran datang. Itu seminggu lalu. Sudah diperiksa. Sekarang ada undangan resmi, kita hormati, beliau datang lagi," tegas Ruhut di gedung Mabes Polri.
Ruhut meyakini penyidik kepolisian akan bekerja secara profesional dalam penuntasan kasus ini. Dia mengingatkan, Indonesia adalah negara hukum. Ada tahapan dalam proses penegakan hukum. Ruhut juga meyakini, publik akan melihat bahwa tidak ada pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Ahok.
"Kita ingin terang benderang, tidak ada penistaan agama oleh Pak Ahok. Tegas saya katakan," tegasnya.
Terkait aksi damai 4 November yang berujung kerusuhan di ibu kota, Ruhut melihat ada pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa. Tapi dia tidak khawatir, sebab rakyat Indonesia tidak mudah diadu domba. "Saya percaya rakyat cerdas," imbuhnya.
Baca juga:
Ruhut sebut Ahmad Dhani menghina dan menyerang simbol negara
Ketika Ruhut Sitompul mulai berani melawan SBY
Beri dukungan, Prasetio, Ongen & Ruhut temani Ahok di Bareskrim
Kabareskrim: Kami pertajam keterangan Ahok supaya tak salah tafsir
Ini alasan Bareskrim periksa Ahok di Mabes Polri
Demokrat sebut gelar perkara live kasus Ahok langgar prinsip hukum