LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Datangi KPK, warga Jateng dan Ratna Sarumpaet pertanyakan kasus Ganjar

Aktivis Ratna Sarumpaet beserta sejumlah masyarakat yang mengklaim dari 35 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan mereka guna memastikan status hukum Gubernur petahana Jateng Ganjar Pranowo dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.

2018-06-22 14:49:36
Ganjar Pranowo
Advertisement

Aktivis Ratna Sarumpaet beserta sejumlah masyarakat yang mengklaim dari 35 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan mereka guna memastikan status hukum Gubernur petahana Jateng Ganjar Pranowo dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP.

"Kedatangan mereka kemari sebenarnya hanya ingin meminta kepastian tentang kedudukan kasusnya Ganjar Pranowo, karena mereka akan berhadapan dengan kotak suara, TPS, di mana ada Pak Ganjar kan," ujar Ratna di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (22/6).

Ratna mengaku, kedatangannya juga sebagai kritik bagi pemerintah terkait penyelenggaraan Pilkada. Dia merasa heran pemerintah membiarkan pihak yang berada dalam pusaran kasus korupsi masih diizinkan mencalonkan diri.

Advertisement

"Jadi ini sebenarnya hanya untuk menghilangkan keraguan, dan juga semacam kritik terhadap pemerintah. Kenapa kalau orang sudah terlibat kasus masih diperbolehkan. Itu kan menimbulkan ini. Kita ingin Pilkada yang bertanggung jawab, yang bersih orang-orangnya," kata dia.

Namun sayang kedatangannya tak membuahkan hasil. Dia mengaku tak bisa bertemu langsung dengan Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Dia hanya diterima oleh bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas) yang menyebut status Ganjar masih sebagai saksi.

Meski begitu, Ratna tetap berharap Ganjar bisa diperiksa penyidik KPK sebelum Pilkada Jateng dimulai. Dia ingin KPK tak membeda-bedakan seseorang dalam pengusutan sebuah kasus.

Advertisement

"Saya bilang, mungkin ya enggak adil juga kalau kita lihat kasusnya Sandi (Sandiaga Uno) ya. Waktu Pilkada Jakarta, Sandi itu kan ada kasus (reklamasi) juga. Dan dia dipanggil KPK dengan ketat. Ini Ganjar kemaren dipanggil, minta (dipanggil ulang) setelah Pilkada, dan diberikan. Jadi ini sikap-sikap yang tidak profesional," kata Ratna.

Reporter: Fachrur Rozie

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Dalam pledoinya, Fredrich bakal beberkan pemalsuan jaksa KPK
KPK kembali periksa keponakan Setnov diduga dalami aliran dana korupsi e-KTP
Fredrich Yunadi susun 1.858 lembar halaman nota pembelaan
Lebaran Idulfitri, Setya Novanto belum dijenguk istri
Keluarga di AS dan London mudik, alasan Fredrich minta Lebaran di luar penjara
Berkas pembelaan baru selesai 602 lembar pembelaan, sidang pleidoi Fredrich ditunda

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.