Dari Rp5 Miliar Dukungan, Pemprov Sulteng Perkuat Pelayanan Keagamaan di Poso dengan Gedung Megah GKST
Pemprov Sulteng perkuat pelayanan keagamaan di Poso, khususnya di Tentena, dengan dukungan pembangunan gedung GKST. Simak bagaimana kolaborasi ini memperkokoh kerukunan umat beragama.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menunjukkan komitmen kuatnya dalam memperkuat pelayanan keagamaan dan kebersamaan antar-umat di wilayahnya. Dukungan signifikan diberikan untuk pembangunan gedung baru Kantor Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) di Tentena, Kecamatan Pamona Pusalemba, Kabupaten Poso.
Peresmian gedung megah ini menjadi simbol nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memajukan kehidupan beragama. Gubernur Sulteng Anwar Hafid secara langsung menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pembangunan yang diharapkan menjadi pusat pembinaan iman dan nilai kemanusiaan.
Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan meningkatkan fasilitas ibadah, tetapi juga menegaskan peran penting lembaga keagamaan dalam pembangunan daerah. Kehadiran gedung baru GKST diharapkan mampu menjadi katalisator bagi kerukunan dan persatuan di tengah masyarakat Poso yang majemuk.
Dukungan Pemprov dan Peran Strategis GKST
Gubernur Sulteng Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Majelis Sinode GKST, panitia pembangunan, serta seluruh jemaat atas kerja keras mereka. "Dengan peresmian ini, kiranya gedung GKST menjadi pusat pelayanan, pembinaan iman, serta penguatan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat," ujarnya dalam keterangan di Palu, Minggu.
GKST diakui memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan daerah Sulawesi Tengah. Peran ini mencakup pembinaan kehidupan beriman, peneguhan nilai-nilai kasih, serta upaya memperkokoh kerukunan antar-umat beragama yang menjadi pilar penting stabilitas sosial.
Lebih lanjut, Gubernur Hafid juga mengapresiasi kontribusi GKST dalam bidang pendidikan, sosial kemanusiaan, dan pelayanan masyarakat. Aktivitas-aktivitas ini merupakan wujud nyata implementasi kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, memberikan dampak positif bagi masyarakat lintas suku, agama, dan budaya.
Kolaborasi Pemerintah dan Semangat Gotong Royong
Pembangunan gedung baru Kantor Sinode GKST ini menjadi bukti nyata keberhasilan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Meskipun Pemprov Sulteng memberikan dukungan finansial, semangat gotong royong dari warga GKST menjadi kunci utama terwujudnya proyek ini.
"Pemerintah provinsi hanya memberikan dukungan sebesar Rp5 miliar, namun keberhasilan pembangunan ini sepenuhnya berkat semangat gotong royong warga GKST," kata Anwar Hafid. Pernyataan ini menyoroti pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam setiap upaya pembangunan.
Gubernur berharap, semangat pelayanan dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh jemaat GKST dapat menjadi teladan bagi masyarakat luas. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai sektor untuk mencapai kemajuan bersama di Sulawesi Tengah.
Komitmen Pelayanan Publik yang Menyeluruh
Selain memperkuat sektor keagamaan, Pemprov Sulteng juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik di berbagai bidang. Fokus utama adalah pada sektor kesehatan, memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan yang mudah diakses tanpa hambatan berarti.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemprov Sulteng terus menjalin kerja sama erat dengan pemerintah kabupaten. "Kami terus menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten agar masyarakat cukup membawa KTP jika ingin berobat. Pelayanan harus mudah diakses oleh seluruh masyarakat," tegas Gubernur.
Inisiatif ini menunjukkan visi Pemprov Sulteng untuk menciptakan ekosistem pelayanan publik yang inklusif dan responsif. Dengan demikian, Pemprov Sulteng perkuat pelayanan keagamaan di Poso sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan melalui akses kesehatan yang lebih baik.
Sumber: AntaraNews