Dari pada cari uang gak jelas, Emil setuju parpol diberi dana
"Politik penting karena itu bagian dari maju tidaknya bangsa. Dana parpol ini menurut saya tidak masalah," ujar Emil.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil setuju jika pemerintah mengalokasikan dana untuk partai politik (Parpol). Tapi untuk jumlahnya, pria yang akrab disapa Emil itu tidak bisa berkomentar banyak.
Sejauh ini wacana alokasi dari APBN untuk parpol sebesar Rp1 triliun tengah jadi pembicaraan hangat.
"Saya setuju biar parpol nggak ngarang-ngarang lagi nyari dananya dengan cara-cara yang kurang baik," kata Emil di Balai Kota Bandung, Jumat (13/3). Cara itu dinilainya bisa menghindarkan kecurangan partai politik untuk mencari dana operasional.
Emil menilai, proses politik menjadi bagian penting dalam sebuah negara. Oleh karena itu, wajar saja jika partai politik kebagian jatah anggaran.
"Politik penting karena itu bagian dari maju tidaknya bangsa. Dana untuk politik ini menurut saya tidak masalah," tuturnya.
Tapi dia kembali urung berkomentar soal besarnya anggaran untuk parpol, karena besar kecilnya itu relatif. "Besar kecil relatif, harus ada argumentasinya. Tapi intinya parpol dibiayai saya setuju dari pada nyari duit yang enggak jelas, merekayasa APBD demi operasional," jelasnya.
Keberadaan parpol juga lanjut dia, penting untuk menunjukkan eksistensi yang mana negara Indonesia menerapkan demokrasi.
Pro kontra dana 1 triliun untuk parpol:
Agung Laksono dukung negara kasih Rp 1 triliun untuk parpol
PPP kubu Romi dukung pemerintah Rp 1 triliun untuk parpol
PKS sebut dana parpol 1 triliun potensi rampok keuangan negara
Dukung kucuran Rp 1 T, ketua DPR yakin parpol gak bakal korupsi lagi
Dana Rp 1 T bisa kurangi korupsi parpol? Tidak mungkin!
ICW: BBM naik, PLN naik, kok parpol disubsidi Rp 1 triliun?
'Catatan keuangan parpol masih tradisional seperti tukang sate'
'Partai politik belum sanggup kelola dana bantuan Rp 1 triliun'