Damkar Ambon Sigap Lakukan Evakuasi Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Lateri 2
Hujan lebat dan angin kencang di Ambon sebabkan pohon tumbang menimpa rumah warga. Petugas Damkar Ambon bergerak cepat lakukan evakuasi pohon tumbang di Lateri 2, menunjukkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon berhasil mengevakuasi sebuah pohon tumbang yang menimpa rumah warga. Peristiwa ini terjadi di kawasan Lateri 2, Kecamatan Baguala, Ambon, pada hari Jumat (8/5) saat hujan lebat dan angin kencang melanda kota. Insiden ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang kerap melanda wilayah tersebut.
Pohon berukuran besar tersebut tumbang dan menyebabkan kerusakan serius pada bagian kamar mandi rumah. Meskipun demikian, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa, sebuah kabar baik di tengah bencana alam yang terjadi. Kerugian materiil menjadi fokus utama penanganan pasca kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon, Alfredo Hehamahua, mengonfirmasi kejadian tersebut. Tim Damkar bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga melalui layanan "call center" mereka, menunjukkan respons tanggap darurat yang efektif.
Kronologi Insiden dan Dampak Kerusakan
Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Ambon pada Jumat (8/5) menjadi pemicu utama insiden pohon tumbang ini. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan sebuah pohon berukuran besar tidak mampu bertahan terhadap terjangan angin. Pohon tersebut kemudian tumbang dan menimpa rumah warga.
Rumah yang terdampak diketahui milik keluarga Alan Adrian, yang berlokasi di Lateri 2, Kecamatan Baguala. Pohon tumbang tersebut secara spesifik mengenai bagian belakang rumah, tepatnya di area kamar mandi, menimbulkan kerusakan struktural.
Meskipun insiden pohon tumbang ini tidak menimbulkan korban jiwa, kerusakan yang terjadi pada bagian kamar mandi rumah cukup serius. Hal ini tentu memerlukan perbaikan signifikan dan menjadi perhatian bagi pemilik rumah.
Respons Cepat dan Proses Evakuasi Damkar Ambon
Laporan pertama mengenai pohon tumbang diterima oleh Damkar Kota Ambon dari seorang warga melalui layanan "call center". Kecepatan laporan ini memungkinkan petugas untuk segera merespons dan melakukan tindakan darurat.
Setelah menerima informasi, petugas Damkar langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Mereka berupaya mengevakuasi pohon bersama masyarakat setempat, menunjukkan kolaborasi yang baik dalam penanggulangan bencana.
Dalam operasi evakuasi pohon tumbang ini, Damkar Kota Ambon mengerahkan satu unit mobil rescue. Selain itu, tujuh personel dari Pos Mako juga turut dikerahkan untuk membantu proses penanganan secara efisien.
Alfredo Hehamahua menyatakan bahwa evakuasi telah selesai dilakukan dengan baik. Situasi di lokasi saat ini dalam keadaan aman dan terkendali, memastikan tidak ada lagi ancaman lanjutan.
Imbauan Kewaspadaan dari Damkar Kota Ambon
Menyikapi insiden ini, Alfredo Hehamahua mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang. Kewaspadaan juga diperlukan untuk bencana lain selama cuaca ekstrem masih terjadi di Kota Ambon, mengingat kondisi geografisnya.
Warga diminta untuk segera melaporkan jika menemukan pohon tua atau pohon yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar. Laporan dini dapat mencegah kejadian serupa dan melindungi aset serta nyawa warga.
Ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah saat hujan deras dan angin kencang berlangsung. Terutama di kawasan yang banyak ditumbuhi pohon besar maupun daerah rawan longsor, untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Sumber: AntaraNews