Dalami pungli, polisi periksa sipir Lapas Narkotika Palembang
Dalami pungli, polisi periksa sipir Lapas Narkotika Palembang. "Semuanya diperiksa sejauh mana keterlibatan mereka. Pasti diproses secara hukum."
Laporan pungutan liar yang berujung kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Klas III Palembang terus bergulir. Sejumlah sipir dan tahanan pendamping (tamping) diperiksa polisi.
Kapolda Sumsel Irjen Agung Budi Maryoto mengungkapkan, ada beberapa sipir dari shift B yang dikomandoi seorang Kepala Pengamanan Lapas berinisial S, menjalani pemeriksaan di Mapolres Banyuasin. Sebab, shift ini menjadi laporan utama para napi karena kerap melakukan pungli.
"Mereka yang dilaporkan karena memanfaatkan jabatan. Keluarga jenguk ada bayaran, pasang kipas angin juga bayar, pinjam telepon bayar. Mereka sedang kita periksa," ungkap Agung, Jumat (7/7).
Selain sipir, kata dia, pemeriksaan juga dilakukan terhadap para tamping yang turut dikeluhkan napi. Jika terbukti, mereka dikenakan sanksi sesuai perundang-undangan.
"Semuanya diperiksa sejauh mana keterlibatan mereka. Pasti diproses secara hukum," ujarnya.
Agung menambahkan, kerusuhan cepat ditangani lantaran aparat kepolisian dan TNI dengan sigap datang ke lokasi. Hal ini patut diapresiasi sehingga kericuhan tak menimbulkan korban.
"Suasana cooling down, warga binaan bisa ditenangkan. Sekarang sudah kondusif," pungkasnya.
Baca juga:
Emosi napi di Palembang kena pungli sana sini dan sakit tak diurus
Dampak kerusuhan, sipir Lapas Narkotika Palembang disanksi skors
Selain kena pungli, napi Narkotika Palembang tak diurus saat sakit
Jika ingin bebas, napi di Palembang harus setor Rp 3 juta ke sipir
Pungli sipir Lapas Narkotika Palembang ke narapidana capai Rp 1 juta
Pungli petugas jadi pemicu kerusuhan di Lapas Narkotika Palembang