Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jika ingin bebas, napi di Palembang harus setor Rp 3 juta ke sipir

Jika ingin bebas, napi di Palembang harus setor Rp 3 juta ke sipir Kerusuhan di Lapas Palembang. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Selain pungutan liar kunjungan dan biaya sehari-hari, narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Klas III Palembang di Serong, Banyuasin, Sumatera Selatan, juga harus membayar sejumlah uang agar mendapatkan bebas bersyarat. Hal tersebut telah menjadi rahasia umum bagi penghuni napi.

Salah seorang napi, Irwandi (30) mengungkapkan, besaran uang yang dipatok tersebut ditawarkan oknum petugas kepada napi yang ingin bebas sebelum masa tahanan habis. Pungli tersebut sangat diminati napi yang mempunyai uang lebih.

"Kalau mau dapat bebas bersyarat bayar tiga juta, sudah lama itu," ungkap Irwandi kepada merdeka.com, Kamis (6/7).

Selain pungli, kata dia, kebutuhan makan setiap hari sangat tidak manusiawi. Setiap hari mereka hanya makan nasi berlauk sayur, ada juga lauk ikan yang harus dipotong empat orang.

"Kami juga dikasih ubi sebesar jempol tangan. Kalau ada isu pejabat yang mau berkunjung, makanan kami dilebihkan dua kali lipat dari biasanya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Palembang Reza Yudistira saat dikonfirmasi menyebut diplomatis. Menurut dia, pihaknya telah mewanti-wanti agar seluruh pegawai lapas tidak melakukan pungli.

"Sudah diingatkan terus jangan pungli, itu kepada seluruh petugas," singkatnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP