LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Cuaca Buruk, Lion Air Surabaya-Samarinda Mendarat di Balikpapan

Lion Air JT314 sempat 4 kali berputar di udara, hingga akhirnya bergerak beralih ke bandara terdekat, dan melakukan pendaratan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, di Balikpapan, pukul 10.15 WITA.

2020-06-28 10:54:06
Lion Air
Advertisement

Penerbangan Lion Air Boeing 737-800 bernomor JT314 dari Surabaya (SUB) tujuan Samarinda (AAP), Kalimantan Timur, pagi ini terpaksa dialihkan ke bandara terdekat di Balikpapan. Penyebabnya, cuaca buruk mengakibatkan jarak pandang di Bandara APT Pranoto di Samarinda, hanya 2.500 meter.

Informasi didapat merdeka.com, Minggu (28/6), Lion Air beregistrasi PK-LKV terbang dari Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo pukul 07.29 WIB. Jadwal mendarat di Bandara APT Pranoto Samarinda pukul 09.50 WITA.

Namun hujan intensitas sedang yang mengguyur pagi ini, disertai awan mendung dan kabut tebal di bandara Samarinda, menurunkan jarak pandang aman untuk pendaratan pesawat.

Advertisement

Lion Air JT314 sempat 4 kali berputar di udara, hingga akhirnya bergerak beralih ke bandara terdekat, dan melakukan pendaratan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, di Balikpapan, pukul 10.15 WITA.

"Iya, dari Surabaya divert ke Balikpapan akibat cuaca," kata Koordinator Pelayanan dan Operasi Bandara APT Pranoto Samarinda Rora Ardian, dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (28/6).

Rora menerangkan, dari informasi terkini BMKG, jarak pandang di Bandara APT Pranoto hanya 2.500 meter. "Semoga (cuaca) membaik ke depannya. Kalau jarak aman untuk landing 5.000 meter," ujar Rora.

Advertisement

Sebaliknya untuk penerbangan Batik Air Airbus A320 PK-LAK dengan nomor penerbangan ID6671 dari AAP menuju ke Jakarta (CGK), tidak menemui kendala dan take off pukul 07.31 WITA. "Batik Air ke Jakarta aman, tidak ada masalah," sebut Rora.

Untuk diketahui, Bandara APT Pranoto yang diresmikan 25 Oktober 2018 oleh Presiden Joko Widodo, memiliki panjang runway 2.250 meter dan lebar 45 meter. Saat ini, meski sudah dilengkapi AFL (Air Field Lighting) diantaranya berupa lampu runway, namun belum memiliki ILS (Instrument Landing System), untuk lebih membantu navigasi dan pendaratan pesawat oleh pilot.

Baca juga:
Cuaca Buruk, Lion Air dari Surabaya-Samarinda Mendarat di Balikpapan
Ini Aturan Bepergian Menggunakan Pesawat di Wilayah NTT Saat New Normal
Lion Air Group Kembali Layani Penerbangan Domestik Mulai Hari Ini
Penumpang Bandara Adi Soemarmo Anjlok Dari Normal 2.000 Kini Hanya 100-an Orang
Lion Air, Wings Air dan Batik Air Hentikan Sementara Penerbangan Mulai 5 Juni 2020

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.