LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Covid-19 Meningkat, Airlangga: Tingkat BOR Masih di Angka 33,41 Persen

Pemerintah juga kata Airlangga berharap masyarakat terus waspada, sehingga mencegah adanya peningkatan kasus. Sebab itu beberapa daerah sudah dikenakan level PPKM. Terutama kata dia epicentrum di Jakarta dan Jawa Barat.

2022-02-16 16:38:28
Airlangga Hartarto
Advertisement

Kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Data pada Selasa (15/2) bertambah 57.049 kasus. Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menjelaskan peningkatan kasus itu sudah melebihi puncak varian Delta. Berbagai daerah pun terlihat alami peningkatan kasus.

"Sidang kabinet paripurna, tadi beberapa hal, terkait penangan pandemi, kita ketahui pada tanggal 15 februari kasusnya sudah melebih puncak Delta yaitu 57.049 kasus dan diberbagai daerah juga lebih dari kasus konfirmasi harian pada saat gelombang Delta yang lalu," kata Airlangga usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kantor Presiden, Rabu (16/2).

Dia mengklaim peningkatan kasus pada varian Omicron ini berbeda pada Delta. Kali ini tingkat BOR atau keterisian tempat tidur nasional masih di angka 33,41 persen.

Advertisement

"Berdasarkan situasi yang membedakan kasus delta dan omicron ini tingkat BOR saat ini masih di angka yang 33,41 persen. Jadi ini membedakan kasus Delta lalu," bebernya.

Pemerintah juga kata Airlangga berharap masyarakat terus waspada, sehingga mencegah adanya peningkatan kasus. Sebab itu beberapa daerah sudah dikenakan level PPKM. Terutama kata dia epicentrum di Jakarta dan Jawa Barat.

"Dalam dua, tiga minggu kedepan bisa ke luar pulau jawa," ungkapnya.

Advertisement

Sementara itu pemerintah kata Airlangga juga mendorong pelayanan telemedicine. Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan ketersediaan obat.

"Sehingga tentu bagi yang tanpa gejala, dan ringan, dirawat isolasi mandiri di rumah atau tidak memadai terpusat," pungkasnya.

Baca juga:
Percepatan Program Vaksinasi Dibantu Kolaborasi dan Pemanfaatan Teknologi
Aturan Main Aplikasi PeduliLindungi, Status Hitam hingga Wajib PCR
Covid-19 Landai, Kemenkes Belum Simpulkan Penurunan Kasus di DKI
Sekolah Kesulitan Cegah Penyebaran Covid-19 saat Siswa Berada di Luar
Kemenkes Belum Temukan Kasus Kematian Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.