Covid-19 Belum Hilang, Gubernur Riau Ajukan PSBB ke Kemenkes
Sejumlah pihak mendukung pemberlakuan PSBB seluruh Riau, baik dari tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Karena sebelum hal ini diajukan berbagai kajian sudah dilakukan.
Gubernur Riau Syamsuar mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk diberlakukan ke seluruh Provinsi Riau ke Kementerian Kesehatan.
"Kita sudah melakukan kajian untuk memberlakukan PSBB seluruh Riau. PSBB diajukan ke pihak Kementerian Kesehatan.Pemberlakuannya tinggal menunggu pihak Kementerian Kesehatan," kata Syamsuar, di Posko Gugus Penanganan Covid-19, Gedung Daerah, Pekanbaru, Jumat (1/5).
Syamsuar menjelaskan, sejumlah pihak mendukung pemberlakuan PSBB seluruh Riau, baik dari tokoh masyarakat maupun tokoh agama. Karena sebelum hal ini diajukan berbagai kajian sudah dilakukan.
"Dengan melaksanakan PSBB ini, semoga penyebaran Covid-19 semakin dapat kita tekan. Sehingga nantinya Riau benar-benar bersih dari virus ini," kata politisi partai Golkar itu, didampingi Wali Kota Pekanbaru, Firdaus.
Syamsuar juga mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bersama-sama agar Covid-19 ini segera berlalu. Sehingga semua aktivitas bisa berjalan normal.
Sementara itu, untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat, Sekda Provinsi Riau Yan Prana Jaya mengikuti Webinar. Webinar adalah salah satu teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mengadakan seminar, talkshow, diskusi dan kegiatan lainnya yang dilakukan secara online atau menggunakan internet tanpa harus bertatap muka secara langsung sama sekali.
Mekanisme webinar sendiri sederhananya adalah memanfaatkan teknologi video call sehingga orang-orang bisa menonton secara ramai di internet.
Webinar yang diikuti Yan Prana, digelar melalui melalui video conference oleh Sekretariat Tim Pengendalian Inflasi Pusat Kementerian Bidang Perekonomian RI. Itu dilakukan demi menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok di tengah pandemi Covid19 serta selama bulan Ramadan & Idul Fitri 2020.
Yan berharap dengan Webinar ini setiap daerah bekerjasama agar harga bahan pokok tetap stabil dan ketersediaan pangan di setiap daerah tetap terpenuhi ditengah pandemi saat ini.
"Kita berharap, setiap daerah bisa bekerjasama dalam menyediakan ketersediaan pangan dan menjaga kestabilitas harga di pasar. Sehingga kita bisa melewati pandemi Covid 19," ujarnya.
Baca juga:
Akal-akalan Pemilik Toko bukan Sembako di Bandung Agar Tak Ditutup Satpol PP
13 Pengendara Motor Tak Bermasker di Palembang Dikarantina 24 Jam
PSBB di Pekanbaru Diperpanjang, Pengurus Masjid Bandel Bakal Kena Hukum Pidana
Suzuki Optimalkan Layanan Penjualan sambil Jaga Kesehatan Pelanggan dari Covid-19
PSBB, Taksi Sepi Penumpang
Nekat Buka Saat PSBB, Toko di Depok Disegel Satpol PP