CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Warga Antusias Tak Perlu Jauh ke Sudirman-Thamrin
Kembalinya CFD Rasuna Said disambut antusias warga yang memanfaatkan ruas jalan untuk berolahraga, berjalan santai, hingga berkumpul bersama keluarga.
Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, kembali digelar pada Minggu (7/6) pagi.
Kembalinya CFD Rasuna Said disambut antusias warga yang memanfaatkan ruas jalan untuk berolahraga, berjalan santai, hingga berkumpul bersama keluarga.
Penyelenggaraan CFD kali ini merupakan yang kedua setelah pelaksanaan perdana pada 10 Mei 2026. Pemprov DKI Jakarta kembali mengoperasikan kawasan bebas kendaraan tersebut usai melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sebelumnya yang sempat menuai sejumlah kritik.
Berbeda dengan CFD di Sudirman-Thamrin yang berlangsung hingga pukul 10.00 WIB, CFD Rasuna Said dibatasi hingga pukul 09.00 WIB guna menyesuaikan aktivitas kawasan perkantoran di sekitarnya.
Pantauan di lokasi, suasana CFD Rasuna Said cukup ramai. Ribuan warga memadati ruas Jalan Rasuna Said dari Stasiun LRT Setiabudi hingga Stasiun LRT Kuningan sejak pagi hari untuk berjalan kaki, berlari, bersepeda, maupun sekadar menikmati ruang publik tanpa lalu lintas kendaraan bermotor.
Di sejumlah titik, petugas Dinas Lingkungan Hidup juga menyiagakan tempat sampah berukuran besar lengkap dengan papan informasi pemilahan sampah organik, anorganik, B3, dan residu. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kebersihan kawasan selama pelaksanaan CFD.
Salah satu warga Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Ita (43), mengaku senang dengan kembali digelarnya CFD di kawasan Rasuna Said. Menurut dia, keberadaan CFD memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan beraktivitas bersama di akhir pekan.
"Oh, senang gitu. Senang banget," kata Ita saat ditemui di lokasi.
Durasi CFD Dinilai Cukup
Ita menilai penyelenggaraan CFD saat ini sudah berjalan baik dan tidak memerlukan banyak perbaikan. Ia juga menganggap durasi kegiatan yang berlaku saat ini sudah cukup bagi masyarakat.
"CFD-nya? Bagus sih, sudah bagus kalau untuk yang sekarang daripada sebelumnya," ujarnya.
Ita juga mengaku setuju dengan imbauan tersebut dan berharap Jakarta ke depan semakin maju. " Saya setuju ya, biar saat CFD juga jalanan di sini tetap bersih," kata Ita.
Sementara itu, warga asal Kuningan Barat, Jakarta Selatan, Nanda (29), juga ikut menyambut positif kembalinya CFD Rasuna Said. Menurut dia, keberadaan CFD di kawasan tersebut memudahkan warga Jakarta Selatan yang ingin berolahraga tanpa harus menuju kawasan Sudirman-Thamrin.
"Senang sih karena ada lagi, jadi enggak susah jauh ke Sudirman-Thamrin kalau mau CFD," ujar Nanda.
Rute Pendek dan Terbatas
Meski demikian, Nanda menilai panjang lintasan CFD Rasuna Said masih relatif terbatas dibandingkan CFD utama di Sudirman-Thamrin. Ia menduga hal itu berkaitan dengan kebutuhan menjaga akses kawasan perkantoran yang tetap beroperasi pada hari Minggu.
"Cuma ya gitu ya, rutenya pendek kan karena mungkin area perkantoran yang orang-orang mau kerja gitu ya. Tapi sejauh ini ya memuaskan lah, bagus juga," kata Nanda.